Lirik Lagu Kotak Selalu Cinta
kau tanya, aku menjawabkamu minta,
aku berikanku sayangi kamu
ku bicara,
kamu yang diam
ku mendekat, kamu menghindar
separah inikah kamu dan aku
bagaimana bisa
aku tak ada
di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa
kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta,
selalu cinta
kamu hilang, aku menghilang
semua hilang yang tak kukira
jangan tanya lagi, tanya mengapa
bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada
bagaimana bisa
kamu lupakan yang tak mungkin dilupakan
aku selalu cinta tapi kamu tidaktapi kamu tidak,
tapi kamu tidak
bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat
sementara ku ada, aku selalu ada
bagaimana bisa kamu lupakan yang tak mungkin dilupakanaku
selalu cinta tapi kamu tidaktapi kamu tidak,
tapi kamu tidak
Nanda Syarifudin
Kamis, 25 November 2010
DI ATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT
Dalam kehidupan pasti tiap orang menginginkan kebahagiaan namun bagiku aku tidak pernah merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dari orang tuaku,namaku Anita Anjani umurku 17 tahun kini aku duduk di kelas 2 SMA,yang anehnya lagi aku terlahir dalam keluarga yang cukup aneh,mamaku adalah seorang wanita tuna susila/pekerja seks komersial sedangkan papaku adalah mafia judi,pagi ini aku dibuatkan mama sarapan nasi goreng,mamaku sangat peduli akan pendidikanku yang setinggi mungkin tetapi dia tidak memikirkan akan butuhnya kasih sayang seorang mama kepada anaknya.
“mah aku berangkat dulu ya” kataku dengan mengeluarkan sepeda buntutku dari pekarangan rumah,sesampainya di sekolah aku belajar sejenak karena akan diadakan ulangan Maatematika,sejauh ini aku sering mendapatkan juara olympiade dan juara-juara lainnya seperti juara Matematika,juara Sains,juara lomba pidato bahasa inggris dan prestasi yang paling membanggakan buatku adalah aku pernah menjuarai lomba Fisika se-Nasional dan disambut dengan senang oleh Bapak presiden SBY.
“Anjani kamu ngapain pagi-pagi sudah berseteru dengan buku bahasa Inggris” Tanya Tania dia adalah sahabatku disekolah.
“kan sebentar lagi ulangan tan” jawabku
”kamu memang anak yang rajin,eit kalo kamu menang lomba membuat cerpen besok,traktir ya” katanya dengan menyenggol jahil tanganku
”iya deh iya” kataku yang tak berpaling dari pandangan bukuku
”pagi anak-anak” sapa Bu Kasih yang tiba-tiba datang
”pagi bu” kata anak-anak sekelas
Saat pelajaran berlangsung aku hanya mendengarkan Bu kasih menerangkan pelajaran bahasa Inggris tetapi si Tania eh malah asik-asikan smsan dengan pacarnya.dasar Tania.
”teeeeeeeeeettt....” suara bel menggema ditelinga waktunya untuk istirahat tetapi aku tidak bernafsu untuk jajan hari ini bahkan Taniapun memaksaku untuk temani dia jajan di kantin tapi aku tak lapar aku hanya membaca buku dan terus membaca untuk lombaku besok.
Saat pulang sekolah aku melihat mamaku sedang bersama Om-Om lewat di dalam mobil tetapi sepertinya mamaku tidak memperdulikan aku atau bahkan tidak melihaku,aku sering bertengkar dengan mama gara-gara pekerjaanya itu tetapi mamah selalu mejawab ”kamu anak kecil tidak usah ikut campur urusan ouang tua”,
”siang pah,papah sudah makan” tanyaku dengan papah yang asyik membaca koran di teras saat aku pulang dari sekolah
”sudah” jawabya dengan tidak memeperdulikan aku lagi
Dengan bergegas aku ganti pakaian dan makan siang,setelah itu aku membuatkan papahku secangkir kopi hangat karena sepertinya angin membawakan akan kabar hujan
”ini pah kopinya”
”trimakasih Jani” kata papahku dengan langsung meminum kopi tersebut
Setelah aku membuatkan papah kopi aku lanjutkan belajarku untuk mengikuti lomba cerpen besok.dan tak lupa membereskan rumah yang agak kotor ini.hingga larut malam aku masih belajar,aku mendengar suara mobil seseorang di depan rumahku ternyata mamaku baru pulang kerja.
Di kesokan harinya aku dengan semangat mengitkuti loma cerpen dalam rangka hari pendidikan nasional di gedung merah putih pesertanya kira-kira berjumlah ratusan orang dan dari macam-macam sekolah,aku kesana didampingi oleh guruku yaitu Pak Hasan,pak Hasan adalah guru terbaik disekolahku walaupun agak sedikit galak tetapi pak Hasan sebenarnya orangnya baik dan selalu membantuku dalam permasalahan di sekolah. Beberapa waktu menunggu untuk pengumuman lomba akhirnya aku jatuh sebagai juara pertama untuk lomba cerpen remaja tingkat kota,aku senag sekali aku harap orang tuaku juga begitu.
Seharian mengkuti lomba terasa badan ini remuk redam dan capek tak terkira,setelah aku sampai dirumah aku mendapati kedaan rumah yang kosong dan tikus-tikus berseng ria menikmati makanannya di lantai.
”tok..tok..tok..”suara pintu rumahku,setelah aku buka ternyata Pak Sarip dia berkata
”Jani papahmu ada di kantor polisi sekarang,tadi aku diberitahu oleh orang-orang kalau papahmu kegrebek sedang judi di kolong jembatan”
”hah apa..” kataku dengan tak sengaja gelas yang ku pegang terjatuh dari tanganku dan berserakan di lantai ini karena aku kaget dan terkejut mendengar berita itu
pak Sarip pun langsung berkata ”trimakasih” dan pergi meninggalkan rumahku,setelah sekian lama aku menunggu mamahku pulang dari kerja akhirnya mamahku pulang juga
”mah papah di kantor polisi kita harus menengoknya sekarang” kataku dengan gugup dan mataku berkaca-kaca walaupun bagaimanapun papah adalah papahku dan aku adalah anaknya
”mah mamah dengar tidak sih” kataku kembali karena mamah tidak memperhatikan omonganku ini tetapi malah asik menghitung segenggam uang yang didapatkannya itu dari kerja
”apa sih ini anak kecil,ya biarin saja papahmu di penjara dia pantas mendapatkannya”
”apa mamah bilang pantas sepantas apakah mamah bekerja sebagai wanita malam” bentakku dan
”plaaaaakkk....” tamparan di pipiku dari tangan mamahku membuat aku diam seribu bahasa dan berhenti berseteru dengan mamah dimalam itu walau air mataku tak henti menetes.
Aku tidak memikirkan lagi tentang masalah itu sekarang,tetapi aku memikirkan datang kekantor polisi untuk menjenguk papah yang kedinginan dan kelaparan disana,dengan cermat aku memilih-milih baju yang pantas untuk diberikan kepada papah dari lemari juga aku memebuatkan makanan telur dadar dan sambal terasi yang terbungkus kertas minyak sebagai makanan papah disana.aku mengayuhkan sepadaku dimalam itu untuk pergi ke kantor polisi walaupun hujan menetes dengan miliaran tetesan air yang jatuh dari awan aku tak peduli,dan tasku yang usang ku dekap dengan erat didada karena aku takut akan basah semua yang akan ku berikan semua kepada papah.
”malam pak saya mau menengok orang yang namanya Pak Antoio ada tidak?” kataku kepada salah satu polisi yang berjaga di pintu malam itu.
”adik anaknya?” akupun hanya mengagnggukan kepalaku
”maaf ya dik tapi malam sudah larut jam besuk sudah lewat dan tidak boleh kalau sekarang,mungkin adik besok bisa kembali kesini lagi supaya bisa bertemu dengan ayahmu” kata polisi tersebut
”kalo begitu ini pak ada sebungkus nasi dan beberapa pakaian untuk papah saya tolong diberikan ya pak” kataku dengan menyerahkan sebungkus nasi dan pakaian-pakiannya papah
”oh iya tentu nanti akan saya berikan”
”trimakasih pak aku pulang dulu” kataku kembali,akupun pulang meski hujan sedikit reda.
Beberapa minggu sudah berlalu kini giliran mamah yang menghilang,kata orang-orang mamah kegrebek sedang pesta narkoba di sebuah kos milik temannya.kini aku tinggal sendiri dan mencukupi hidupku sendiri biasanya aku memulung sepulang sekolah atau mungkin ngamen di perempatan jalan juga sebagai buruh cuci pakaian-pakaian tetangga hanya itu yang dapat aku lakukan untuk mencukupi kebutuhanku sehari-hari juga untuk bayar sekolahku.
Tiga tahun sudah ku jalani kehidupan pahit ini sendirian,kini aku menjadi seorang pebisnis barang-barang aksesoris yang ku iklankan banyak di dunia maya,aku mendapatkan modal ini dari temanku,dan uang ini juga cukup untuk biaya kuliahku di sebuah Universitas Kedokteran ternama di kotaku walaupun aku mendapatkan bea siswa.
Kamis 01 Agustus 2010 aku menjemput papahku pulang dari penjara,saat pertama keluar dari penjara papah terasa senang dan dia berjanji akan menghidupi aku dengan uang yang halal
”kamu adalah anak yang pandai dan cerdik anakku sekarang kamu sukses sebagai pengusaha dan seorang mahasiswi,papahmu ini bangga sekali dengan kamu anakku,aku sayang kamu anakku,maafkan papahmu selama ini” papah berkata begitu dengan memelukku erat.
”trimakasih papah,aku juga sayang papah” hanya itu yang dapat aku ucapkan sekarang walaupun beban kelargaku kurang terselesaikan satu yaitu mamah.aku sadar kalau ingin hidup bahagia harus dengan perjuangan hebat.
Dalam kehidupan pasti tiap orang menginginkan kebahagiaan namun bagiku aku tidak pernah merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dari orang tuaku,namaku Anita Anjani umurku 17 tahun kini aku duduk di kelas 2 SMA,yang anehnya lagi aku terlahir dalam keluarga yang cukup aneh,mamaku adalah seorang wanita tuna susila/pekerja seks komersial sedangkan papaku adalah mafia judi,pagi ini aku dibuatkan mama sarapan nasi goreng,mamaku sangat peduli akan pendidikanku yang setinggi mungkin tetapi dia tidak memikirkan akan butuhnya kasih sayang seorang mama kepada anaknya.
“mah aku berangkat dulu ya” kataku dengan mengeluarkan sepeda buntutku dari pekarangan rumah,sesampainya di sekolah aku belajar sejenak karena akan diadakan ulangan Maatematika,sejauh ini aku sering mendapatkan juara olympiade dan juara-juara lainnya seperti juara Matematika,juara Sains,juara lomba pidato bahasa inggris dan prestasi yang paling membanggakan buatku adalah aku pernah menjuarai lomba Fisika se-Nasional dan disambut dengan senang oleh Bapak presiden SBY.
“Anjani kamu ngapain pagi-pagi sudah berseteru dengan buku bahasa Inggris” Tanya Tania dia adalah sahabatku disekolah.
“kan sebentar lagi ulangan tan” jawabku
”kamu memang anak yang rajin,eit kalo kamu menang lomba membuat cerpen besok,traktir ya” katanya dengan menyenggol jahil tanganku
”iya deh iya” kataku yang tak berpaling dari pandangan bukuku
”pagi anak-anak” sapa Bu Kasih yang tiba-tiba datang
”pagi bu” kata anak-anak sekelas
Saat pelajaran berlangsung aku hanya mendengarkan Bu kasih menerangkan pelajaran bahasa Inggris tetapi si Tania eh malah asik-asikan smsan dengan pacarnya.dasar Tania.
”teeeeeeeeeettt....” suara bel menggema ditelinga waktunya untuk istirahat tetapi aku tidak bernafsu untuk jajan hari ini bahkan Taniapun memaksaku untuk temani dia jajan di kantin tapi aku tak lapar aku hanya membaca buku dan terus membaca untuk lombaku besok.
Saat pulang sekolah aku melihat mamaku sedang bersama Om-Om lewat di dalam mobil tetapi sepertinya mamaku tidak memperdulikan aku atau bahkan tidak melihaku,aku sering bertengkar dengan mama gara-gara pekerjaanya itu tetapi mamah selalu mejawab ”kamu anak kecil tidak usah ikut campur urusan ouang tua”,
”siang pah,papah sudah makan” tanyaku dengan papah yang asyik membaca koran di teras saat aku pulang dari sekolah
”sudah” jawabya dengan tidak memeperdulikan aku lagi
Dengan bergegas aku ganti pakaian dan makan siang,setelah itu aku membuatkan papahku secangkir kopi hangat karena sepertinya angin membawakan akan kabar hujan
”ini pah kopinya”
”trimakasih Jani” kata papahku dengan langsung meminum kopi tersebut
Setelah aku membuatkan papah kopi aku lanjutkan belajarku untuk mengikuti lomba cerpen besok.dan tak lupa membereskan rumah yang agak kotor ini.hingga larut malam aku masih belajar,aku mendengar suara mobil seseorang di depan rumahku ternyata mamaku baru pulang kerja.
Di kesokan harinya aku dengan semangat mengitkuti loma cerpen dalam rangka hari pendidikan nasional di gedung merah putih pesertanya kira-kira berjumlah ratusan orang dan dari macam-macam sekolah,aku kesana didampingi oleh guruku yaitu Pak Hasan,pak Hasan adalah guru terbaik disekolahku walaupun agak sedikit galak tetapi pak Hasan sebenarnya orangnya baik dan selalu membantuku dalam permasalahan di sekolah. Beberapa waktu menunggu untuk pengumuman lomba akhirnya aku jatuh sebagai juara pertama untuk lomba cerpen remaja tingkat kota,aku senag sekali aku harap orang tuaku juga begitu.
Seharian mengkuti lomba terasa badan ini remuk redam dan capek tak terkira,setelah aku sampai dirumah aku mendapati kedaan rumah yang kosong dan tikus-tikus berseng ria menikmati makanannya di lantai.
”tok..tok..tok..”suara pintu rumahku,setelah aku buka ternyata Pak Sarip dia berkata
”Jani papahmu ada di kantor polisi sekarang,tadi aku diberitahu oleh orang-orang kalau papahmu kegrebek sedang judi di kolong jembatan”
”hah apa..” kataku dengan tak sengaja gelas yang ku pegang terjatuh dari tanganku dan berserakan di lantai ini karena aku kaget dan terkejut mendengar berita itu
pak Sarip pun langsung berkata ”trimakasih” dan pergi meninggalkan rumahku,setelah sekian lama aku menunggu mamahku pulang dari kerja akhirnya mamahku pulang juga
”mah papah di kantor polisi kita harus menengoknya sekarang” kataku dengan gugup dan mataku berkaca-kaca walaupun bagaimanapun papah adalah papahku dan aku adalah anaknya
”mah mamah dengar tidak sih” kataku kembali karena mamah tidak memperhatikan omonganku ini tetapi malah asik menghitung segenggam uang yang didapatkannya itu dari kerja
”apa sih ini anak kecil,ya biarin saja papahmu di penjara dia pantas mendapatkannya”
”apa mamah bilang pantas sepantas apakah mamah bekerja sebagai wanita malam” bentakku dan
”plaaaaakkk....” tamparan di pipiku dari tangan mamahku membuat aku diam seribu bahasa dan berhenti berseteru dengan mamah dimalam itu walau air mataku tak henti menetes.
Aku tidak memikirkan lagi tentang masalah itu sekarang,tetapi aku memikirkan datang kekantor polisi untuk menjenguk papah yang kedinginan dan kelaparan disana,dengan cermat aku memilih-milih baju yang pantas untuk diberikan kepada papah dari lemari juga aku memebuatkan makanan telur dadar dan sambal terasi yang terbungkus kertas minyak sebagai makanan papah disana.aku mengayuhkan sepadaku dimalam itu untuk pergi ke kantor polisi walaupun hujan menetes dengan miliaran tetesan air yang jatuh dari awan aku tak peduli,dan tasku yang usang ku dekap dengan erat didada karena aku takut akan basah semua yang akan ku berikan semua kepada papah.
”malam pak saya mau menengok orang yang namanya Pak Antoio ada tidak?” kataku kepada salah satu polisi yang berjaga di pintu malam itu.
”adik anaknya?” akupun hanya mengagnggukan kepalaku
”maaf ya dik tapi malam sudah larut jam besuk sudah lewat dan tidak boleh kalau sekarang,mungkin adik besok bisa kembali kesini lagi supaya bisa bertemu dengan ayahmu” kata polisi tersebut
”kalo begitu ini pak ada sebungkus nasi dan beberapa pakaian untuk papah saya tolong diberikan ya pak” kataku dengan menyerahkan sebungkus nasi dan pakaian-pakiannya papah
”oh iya tentu nanti akan saya berikan”
”trimakasih pak aku pulang dulu” kataku kembali,akupun pulang meski hujan sedikit reda.
Beberapa minggu sudah berlalu kini giliran mamah yang menghilang,kata orang-orang mamah kegrebek sedang pesta narkoba di sebuah kos milik temannya.kini aku tinggal sendiri dan mencukupi hidupku sendiri biasanya aku memulung sepulang sekolah atau mungkin ngamen di perempatan jalan juga sebagai buruh cuci pakaian-pakaian tetangga hanya itu yang dapat aku lakukan untuk mencukupi kebutuhanku sehari-hari juga untuk bayar sekolahku.
Tiga tahun sudah ku jalani kehidupan pahit ini sendirian,kini aku menjadi seorang pebisnis barang-barang aksesoris yang ku iklankan banyak di dunia maya,aku mendapatkan modal ini dari temanku,dan uang ini juga cukup untuk biaya kuliahku di sebuah Universitas Kedokteran ternama di kotaku walaupun aku mendapatkan bea siswa.
Kamis 01 Agustus 2010 aku menjemput papahku pulang dari penjara,saat pertama keluar dari penjara papah terasa senang dan dia berjanji akan menghidupi aku dengan uang yang halal
”kamu adalah anak yang pandai dan cerdik anakku sekarang kamu sukses sebagai pengusaha dan seorang mahasiswi,papahmu ini bangga sekali dengan kamu anakku,aku sayang kamu anakku,maafkan papahmu selama ini” papah berkata begitu dengan memelukku erat.
”trimakasih papah,aku juga sayang papah” hanya itu yang dapat aku ucapkan sekarang walaupun beban kelargaku kurang terselesaikan satu yaitu mamah.aku sadar kalau ingin hidup bahagia harus dengan perjuangan hebat.
KADAL PLAYBOY
Pagi yang indah ini Angel mengawali sekolah dengan hal-hal yang baru termasuk teman-teman yang baru,Angel melangkahkan awal kakinya di gerbang SMA HARAPAN BANGSA dan kini dia sekarang anak SMA bukan lagi anak SMP yang kelihatan culun.sesampainya di depan papan pengumuman Angel mencari namanya “Angelina Pertiwi Suherman” ternyata dia masuk di kelas X.3.tibalah Angel dikelas tersebut dan ternyata ruang kelasnya berAC juga terlihat rapi mama memang tak salah memilihkan sekolah yang bagus
“hallo gue boleh duduk disini” kata Angel kepada seorang cewek yang agak manis di depan ku
“boleh kebetulan gue sendirian” katanya dengan menggeretkan sebuah kursi disampingnya itu dan berkata kembali “oh ya nama loe siapa gue Arin”
“gue Angel” merekapun berkenalan dan bercakap-cakap sehingga menjadi akrab.tak lama kemudian seorang guru masuk ke kelas dan memperkenalkan dirinya ternyata dia adalah Bu Shanti yang tak lain adalah wali kelas mereka.sebagai pertemuan pertama mereka membentuk struktur kelas,ternyata Angel dipilih sebagai sekertaris kelas,Arin sebagai bendahara dan Jimmy sebagai Ketua kelasnya hingga bel berbunyi 3 kali itu tandanya isrirahat pertama datang.
“Angel loe nggak ke kantin” Tanya Arin sambil mencari-cari uang saku ditasnya
”yuk kebetulan gue juga lapar”
Akhirnya kami berjalan menuju kantin yang kebetulan tidak terlalu ramai.Arin memesan semangkuk mie pangsit tetapi Angel hanya minum es jeruk manis dan sebungkus snak.dari sisi lain ada seorang anak cowok yang lagaknya sok keren melirik dan mandekati Arin dan Angel sepertinya dia anak kelas sebelas.
”hallo adik-adik lagi makan ya,boleh kenalan tidak?” tanyanya sambil menyodorkan tangan kanannya.awalnya Angel dan Arin hanya diam dan menikmati makannya saja tetapi lama-kelamaan malah menjengkelkan.dengan terpaksa mereka menerima ajakan kenalan itu,ternyata dia namanya Michel tapi katanya biasa dpanggil Mike.(sungguh gombal).
Dengan rasa lelah Angel berjalan ke depan gerbang sekolah dia menunggu pak Sarmin yang akan menjemputnya tetapi setelah sekian lama pak Sarmin tidak muncul juga
”angel loe mau gue anterin pulang?” kata seorang cowok ternyata Mike lagi sungguh nasib hari ini ketemu kadal buntung. ”loe sudah lama menunggu jemputankan,ayo tidak usah takut bareng gue saja”
”ehm tapi.......ya sudah lah” dengan terpaksa Angel menerima ajakannya didalam mobil Mike bercerita panjang lebar tentang dirinya (mana ada cowok secerewet ni) hingga tibalah mereka di depan rumah angel ”trimakasih ya kak mike mau mengantar aku”kata Angel dengan senyuman pahit dan Mike berkata
”tidak usah panggil kak panggil mike saja okey” dia melambaikan tangan dan pergi begitu saja dengan mobil Honda Jazz berwarna biru tua itu(syukurlah akhirnya dia pergi)
Angelpun langsung memasuki rumah,disana dia sudah ditunggu mamanya yang menanyakan bagaimana dia masuk awal sekolahnya.
”cukup parah mah apa lagi ada kaka kelas yang suka godain dan gombal gitu deh”
”namanya juga cowok ya sudah sekarang kamu ganti baju dan makan sana”
”iya mamah” kata angel denga kecupan dipipi mamahnya
Sesampainya dimeja makan dia menemukan Dony yang sedang asyik OL dengan Laptop barunya yang dibelikan papah bulan lalu.
”kamu tidak sekolah don kok malah asyik main game online” kata angel dengan menelan sepiring nasi goreng buatan Bi Ijah
”sudah pulang kak tadi katanya guru-guru pada rapat disekolah makannya pulang pagi”
”owh terus pake modem siapa itu buat internetan” tanyaku dengan menengok ke arah modem yang terpasang di lapotop dony,tetapi dony mencoba menutupi dengan tangannya dan berkata ”hehehe punya kakak”,nakal sekai nih anak pinjam modem tidak bilang-bilang.akhirnya mereka bertengkar hebat di meja makan mamanya pun tak kuasa melerai dan terheran-heran dibuatnya.Setelah bertengkar hebat dengan dony dan berhasil merampas modemnya kembali,Angel membuka laptop berwarna Pink itu di kamarnya www.facebook.com diketiknya dan dia mendapat pesan dan permintaan pertemana baru ternyata dari si kadal buntung”Michel Alexandrio” yang berkata
Hai Angel gie pha nie....
Nnti mlemb maw jlan sm gue ngga...
Gue traktir deh loe mau minta pa ja gue kasih....
Gue jemput jam 7 mlemb key......
BUSSYYYEEEETTTT.......mimpi apa Angel tadi malam dikejar-kejar sama kadal buntung itu,parahnya lagi dari mana dia bisa tahu FB angel...parah nih cowok.
”Teeeeennggg” waktu menunjukan jam 07.00 tepat,dan tepat pula si kadal buntung itu datang...ehh maksudnya si Mike
”malem nona siap jalan malam ini?” tanyanya dengan melambaikan tangannya seolah-olah seorang pangeran tampan yang menyapa seorang putri(gombal lagi).
”okey” jawab Angel ketus lumayanlah bisa ditraktir semoga saja bukan traktiran ala kaki lima...ihhh ogah...mereka memasuki mobil dan berjalan menuju sebuah restaurant mewah ala italy,hemmm untung mimipi buruk kaki lima tidak jadi.di meja makan Mike cerita panjang lebar seperti radio yang tak ada hentinya,cerita mulai dia pernah jalan-jalan ke Hollywood dan ketemu artis kesayangannya Brietny Spears sampai pernah mengikuti ajang Modeling diSingapore,pereeeezz banget nih cowok,dengan senyuman pahitnya Angel hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja dan menikmati makanan italy yang super lezat jarang-jarang nih makan di Restourant italy,bahkan kakaknya Brian jarang-jarang makan di restaurant italy bahkan untuk mentraktir semua Pacar-pacarnya yang jumlahnya hampir 7(dasar buaya juga kakak Angel).
”loe kok diam saja sih ngel,ayo dong cerita apa gitu tenyang loe”
”ups sorry gue asyikan makan ini,soalnya enak banget” dengan terpaksa Angel cerita tentang keluarganya juga walaupun tidak secerewet dan segombal Mike.setelah makan dengan asyiknya dan tentu saja kenyang mereka menuju taman yang terletak diatas bukit yang indah dengan panorama lampu-lampu kota di malam hari.
”DUUEEEERRR....” petir tiba-tiba menyambar dan melanda kawasan tersebut Angel dan Mike berteduh di sebuah Gazebo yang bagus didesain dikelilingi oleh ilalang juga sungai kecil didepanya.
”nih ngel pake jaket guwe supaya loe nggak kedinginan” kata Mike sambil memakaikan jaketnya di pundak Angel (so sweet cuy)
ternyata walaupun kadal buntung Mike orangnya perhatian sekali.tiba-tiba mata Mike berbinar-binar memandang Angel begitu juga Angel menatap dengn tersipu malu
”Angel saat pertama gue lihat lu,yang gue rasakan damai sekali,begitu juga saat aku menyebut namamu dan membayangkan wajahmu A.N.G.E.L,gue sayang sama lu gue cinta sama lu,lu maukan jadi pacar gue?”
oh my god.......apa-apaan ini,benak Angel hanya terdiam dan memandang mata Mike yang penuh kasih sayang tanpa sadar Angel menganggukan kepala dan mau menerima rayuan maut cinta Mike....mimpi apa angel bisa menerima cinta dari kadal buntung itu.
Hari-hari telah berlalu kini Angel berubah menjadi dewasa semenjak berpacaran dengan Mike si cowok tajir dan muka mirip Mike leuwis(istri tamara blezzensky) itu.
Tetapi setelah beberapa bulan Mike berubah Angelpun tak tahu apa yang membuat pacar kesayangannya itu menjadi agak berbeda.yang dia tahu kini Mike tak secerewet dan tak terbuka seperti dulu juga pengertiannya kepada Angel turun 180’
Saat menemani mama shoping di mall ternama Angel melihat Mike dengan seorang Cewek yang sedang asyik makan disebuah cafe,
”oh mungkin aku salah lihat” kata Angel dengan tak menghiraukan lagi orang itu.
”mah aku belikan kaos ungu ini ya sepertinya ini bagus buat Mike” angel meminta baju yang berwarna ungu yang terpajang disebuah patung
”oh ya boleh,buat Mike pacar kamu kan?” tanya mamah dan Angel pun hanya mengaggukan kepalanya dan tersenyum malu.sebelum pulang kerumah,Angel dan mamahnya mampir kerumah Mike untuk memberikan kaos yang dibelikannya itu.
”Mike tidak ada mbak sepertinya dia pergi dan mungkin sebentar lagi pulang” kata seorang pembantu dirumah mike.dengan sedikit kecewa Angepunl pulang.
Kesokan harinya disekolah Angel memberikan hadiah yang dibungkus dengan kotak berpita Ungu,setelah Angel cari-cari mulai dari kantin,kelas,perpus Mikepun tak ada,tanya kesana kemari tak ada yang tahu ”kemana nih cowok” katanya dengan perasaan gugup,tak sengaja Angel lewat di lorong toilet sekolah dia memergoki Mike sedang bercumbu mesra dengan Arin teman sebangkunya
”SHIT.....APA DASAR KADAL BUSUK TAK TAHU DIRI” kata Angel dengan melempar kadonya kemuka Mike (sukurin kamu kadal) dan Angelpun langsung pergi berlari kekelasnya dengan tangisan dipipinya ”hiks...hiks...gue sakit banget Maya melihat mereka” kata angel kepada Maya teman sekelasnya dengan memeluk Maya erat-erat ”dari dulu Mike itu Playboy ngel Cuma gue diem saja supaya loe nggak sakit hati,ya gue nunggu loe saja supaya tahu sendiri,sudah tinggalin dia ikhlaskan dia masih banyak Mike-Mike yang lain yang masih setia dan bukan playboy seperti Mike yang itu” Maya menasehati Angel dengan mengelus-elus rambut Angel ”trimakasih Angel gue akan lupain si kadal buntung itu,gue nggak sudi lihat dia lagi dasar playboy” kata Angel dengan mengusap air mata dipipinya.
Pagi yang indah ini Angel mengawali sekolah dengan hal-hal yang baru termasuk teman-teman yang baru,Angel melangkahkan awal kakinya di gerbang SMA HARAPAN BANGSA dan kini dia sekarang anak SMA bukan lagi anak SMP yang kelihatan culun.sesampainya di depan papan pengumuman Angel mencari namanya “Angelina Pertiwi Suherman” ternyata dia masuk di kelas X.3.tibalah Angel dikelas tersebut dan ternyata ruang kelasnya berAC juga terlihat rapi mama memang tak salah memilihkan sekolah yang bagus
“hallo gue boleh duduk disini” kata Angel kepada seorang cewek yang agak manis di depan ku
“boleh kebetulan gue sendirian” katanya dengan menggeretkan sebuah kursi disampingnya itu dan berkata kembali “oh ya nama loe siapa gue Arin”
“gue Angel” merekapun berkenalan dan bercakap-cakap sehingga menjadi akrab.tak lama kemudian seorang guru masuk ke kelas dan memperkenalkan dirinya ternyata dia adalah Bu Shanti yang tak lain adalah wali kelas mereka.sebagai pertemuan pertama mereka membentuk struktur kelas,ternyata Angel dipilih sebagai sekertaris kelas,Arin sebagai bendahara dan Jimmy sebagai Ketua kelasnya hingga bel berbunyi 3 kali itu tandanya isrirahat pertama datang.
“Angel loe nggak ke kantin” Tanya Arin sambil mencari-cari uang saku ditasnya
”yuk kebetulan gue juga lapar”
Akhirnya kami berjalan menuju kantin yang kebetulan tidak terlalu ramai.Arin memesan semangkuk mie pangsit tetapi Angel hanya minum es jeruk manis dan sebungkus snak.dari sisi lain ada seorang anak cowok yang lagaknya sok keren melirik dan mandekati Arin dan Angel sepertinya dia anak kelas sebelas.
”hallo adik-adik lagi makan ya,boleh kenalan tidak?” tanyanya sambil menyodorkan tangan kanannya.awalnya Angel dan Arin hanya diam dan menikmati makannya saja tetapi lama-kelamaan malah menjengkelkan.dengan terpaksa mereka menerima ajakan kenalan itu,ternyata dia namanya Michel tapi katanya biasa dpanggil Mike.(sungguh gombal).
Dengan rasa lelah Angel berjalan ke depan gerbang sekolah dia menunggu pak Sarmin yang akan menjemputnya tetapi setelah sekian lama pak Sarmin tidak muncul juga
”angel loe mau gue anterin pulang?” kata seorang cowok ternyata Mike lagi sungguh nasib hari ini ketemu kadal buntung. ”loe sudah lama menunggu jemputankan,ayo tidak usah takut bareng gue saja”
”ehm tapi.......ya sudah lah” dengan terpaksa Angel menerima ajakannya didalam mobil Mike bercerita panjang lebar tentang dirinya (mana ada cowok secerewet ni) hingga tibalah mereka di depan rumah angel ”trimakasih ya kak mike mau mengantar aku”kata Angel dengan senyuman pahit dan Mike berkata
”tidak usah panggil kak panggil mike saja okey” dia melambaikan tangan dan pergi begitu saja dengan mobil Honda Jazz berwarna biru tua itu(syukurlah akhirnya dia pergi)
Angelpun langsung memasuki rumah,disana dia sudah ditunggu mamanya yang menanyakan bagaimana dia masuk awal sekolahnya.
”cukup parah mah apa lagi ada kaka kelas yang suka godain dan gombal gitu deh”
”namanya juga cowok ya sudah sekarang kamu ganti baju dan makan sana”
”iya mamah” kata angel denga kecupan dipipi mamahnya
Sesampainya dimeja makan dia menemukan Dony yang sedang asyik OL dengan Laptop barunya yang dibelikan papah bulan lalu.
”kamu tidak sekolah don kok malah asyik main game online” kata angel dengan menelan sepiring nasi goreng buatan Bi Ijah
”sudah pulang kak tadi katanya guru-guru pada rapat disekolah makannya pulang pagi”
”owh terus pake modem siapa itu buat internetan” tanyaku dengan menengok ke arah modem yang terpasang di lapotop dony,tetapi dony mencoba menutupi dengan tangannya dan berkata ”hehehe punya kakak”,nakal sekai nih anak pinjam modem tidak bilang-bilang.akhirnya mereka bertengkar hebat di meja makan mamanya pun tak kuasa melerai dan terheran-heran dibuatnya.Setelah bertengkar hebat dengan dony dan berhasil merampas modemnya kembali,Angel membuka laptop berwarna Pink itu di kamarnya www.facebook.com diketiknya dan dia mendapat pesan dan permintaan pertemana baru ternyata dari si kadal buntung”Michel Alexandrio” yang berkata
Hai Angel gie pha nie....
Nnti mlemb maw jlan sm gue ngga...
Gue traktir deh loe mau minta pa ja gue kasih....
Gue jemput jam 7 mlemb key......
BUSSYYYEEEETTTT.......mimpi apa Angel tadi malam dikejar-kejar sama kadal buntung itu,parahnya lagi dari mana dia bisa tahu FB angel...parah nih cowok.
”Teeeeennggg” waktu menunjukan jam 07.00 tepat,dan tepat pula si kadal buntung itu datang...ehh maksudnya si Mike
”malem nona siap jalan malam ini?” tanyanya dengan melambaikan tangannya seolah-olah seorang pangeran tampan yang menyapa seorang putri(gombal lagi).
”okey” jawab Angel ketus lumayanlah bisa ditraktir semoga saja bukan traktiran ala kaki lima...ihhh ogah...mereka memasuki mobil dan berjalan menuju sebuah restaurant mewah ala italy,hemmm untung mimipi buruk kaki lima tidak jadi.di meja makan Mike cerita panjang lebar seperti radio yang tak ada hentinya,cerita mulai dia pernah jalan-jalan ke Hollywood dan ketemu artis kesayangannya Brietny Spears sampai pernah mengikuti ajang Modeling diSingapore,pereeeezz banget nih cowok,dengan senyuman pahitnya Angel hanya mengangguk-anggukan kepalanya saja dan menikmati makanan italy yang super lezat jarang-jarang nih makan di Restourant italy,bahkan kakaknya Brian jarang-jarang makan di restaurant italy bahkan untuk mentraktir semua Pacar-pacarnya yang jumlahnya hampir 7(dasar buaya juga kakak Angel).
”loe kok diam saja sih ngel,ayo dong cerita apa gitu tenyang loe”
”ups sorry gue asyikan makan ini,soalnya enak banget” dengan terpaksa Angel cerita tentang keluarganya juga walaupun tidak secerewet dan segombal Mike.setelah makan dengan asyiknya dan tentu saja kenyang mereka menuju taman yang terletak diatas bukit yang indah dengan panorama lampu-lampu kota di malam hari.
”DUUEEEERRR....” petir tiba-tiba menyambar dan melanda kawasan tersebut Angel dan Mike berteduh di sebuah Gazebo yang bagus didesain dikelilingi oleh ilalang juga sungai kecil didepanya.
”nih ngel pake jaket guwe supaya loe nggak kedinginan” kata Mike sambil memakaikan jaketnya di pundak Angel (so sweet cuy)
ternyata walaupun kadal buntung Mike orangnya perhatian sekali.tiba-tiba mata Mike berbinar-binar memandang Angel begitu juga Angel menatap dengn tersipu malu
”Angel saat pertama gue lihat lu,yang gue rasakan damai sekali,begitu juga saat aku menyebut namamu dan membayangkan wajahmu A.N.G.E.L,gue sayang sama lu gue cinta sama lu,lu maukan jadi pacar gue?”
oh my god.......apa-apaan ini,benak Angel hanya terdiam dan memandang mata Mike yang penuh kasih sayang tanpa sadar Angel menganggukan kepala dan mau menerima rayuan maut cinta Mike....mimpi apa angel bisa menerima cinta dari kadal buntung itu.
Hari-hari telah berlalu kini Angel berubah menjadi dewasa semenjak berpacaran dengan Mike si cowok tajir dan muka mirip Mike leuwis(istri tamara blezzensky) itu.
Tetapi setelah beberapa bulan Mike berubah Angelpun tak tahu apa yang membuat pacar kesayangannya itu menjadi agak berbeda.yang dia tahu kini Mike tak secerewet dan tak terbuka seperti dulu juga pengertiannya kepada Angel turun 180’
Saat menemani mama shoping di mall ternama Angel melihat Mike dengan seorang Cewek yang sedang asyik makan disebuah cafe,
”oh mungkin aku salah lihat” kata Angel dengan tak menghiraukan lagi orang itu.
”mah aku belikan kaos ungu ini ya sepertinya ini bagus buat Mike” angel meminta baju yang berwarna ungu yang terpajang disebuah patung
”oh ya boleh,buat Mike pacar kamu kan?” tanya mamah dan Angel pun hanya mengaggukan kepalanya dan tersenyum malu.sebelum pulang kerumah,Angel dan mamahnya mampir kerumah Mike untuk memberikan kaos yang dibelikannya itu.
”Mike tidak ada mbak sepertinya dia pergi dan mungkin sebentar lagi pulang” kata seorang pembantu dirumah mike.dengan sedikit kecewa Angepunl pulang.
Kesokan harinya disekolah Angel memberikan hadiah yang dibungkus dengan kotak berpita Ungu,setelah Angel cari-cari mulai dari kantin,kelas,perpus Mikepun tak ada,tanya kesana kemari tak ada yang tahu ”kemana nih cowok” katanya dengan perasaan gugup,tak sengaja Angel lewat di lorong toilet sekolah dia memergoki Mike sedang bercumbu mesra dengan Arin teman sebangkunya
”SHIT.....APA DASAR KADAL BUSUK TAK TAHU DIRI” kata Angel dengan melempar kadonya kemuka Mike (sukurin kamu kadal) dan Angelpun langsung pergi berlari kekelasnya dengan tangisan dipipinya ”hiks...hiks...gue sakit banget Maya melihat mereka” kata angel kepada Maya teman sekelasnya dengan memeluk Maya erat-erat ”dari dulu Mike itu Playboy ngel Cuma gue diem saja supaya loe nggak sakit hati,ya gue nunggu loe saja supaya tahu sendiri,sudah tinggalin dia ikhlaskan dia masih banyak Mike-Mike yang lain yang masih setia dan bukan playboy seperti Mike yang itu” Maya menasehati Angel dengan mengelus-elus rambut Angel ”trimakasih Angel gue akan lupain si kadal buntung itu,gue nggak sudi lihat dia lagi dasar playboy” kata Angel dengan mengusap air mata dipipinya.
cerpen....surat terakhir
SURAT TERAKHIR
Dengan perasaan bahagia Cheryl pagi ini berangkat sekolah seperti biasa tak ada raut wajah sedih dimukanya walau semalam dia putus dengan Jhonatan.cowok tajir cakep dan coverboy salah satu majalah ternama.
“Cheryl lu udah kerjakan tugas Matematika belum?”tanya seorang gadis yang tak salah lagi adalah Natalia teman sebangku sekaligus sahabat Cheryl.
“ya ampun mampus guwe,sini Nat guwe pinjem”dengan tergegas dan gugup Cheryl mangobrak abrik tas milik Natalia untuk mengambil buku tugas Matematika.baru akan menulis satu huruf Cheryl dikagetkan dengan suara bell sekolah “teeeeeeeettt….” Dan datanglah seorang wanita agak gemuk,muka seram dengan membawa buku tebal dan pengaris papan tulis yang panjang dengan berkata sambil masuk kelas 12.IS.2
“keluarkan PR kalian,bagi yang tidak mengerjakan harap keluar SEKARANG” dengan perasaan merinding sekaligus takut Cheryl terpaksa keluar kelas dan dia harus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Bu Cut karena dia tidak mengerjakan PR
“eh Lex lu juga tidak mengerjakan PR?” tanya Cheryl kepada seorang lelaki yang tiba-tiba datang di belakangnya,cowok itu namanya Alexiando Robert Smith Sujiwa yang keturunan Jawa-Amerika.sungguh nama yang bagus,tak lain Alex adalah teman sekelas Cheryl,Alex tidak mengerjakan PRnya karena tadi malam dia harus menunggu neneknya di rumah sakit,Alex tinggal bersama neneknya karena ibunya sudah meninggal dan ayahnya seorang Pilot yang bolak-balik Singapura-Amerika.Mereka menuju perpus sekolah untuk mengerjakan tugas yang diberikan Bu Cut tadi.
dengan nada pelan karena sedang di perpus Alex berkata”ryl lu besok malam mau temenin guwe tidak,guwe mau cari buku biografi Soekarno di GM soalnya guwe tidak ada temen,si Roy besok jalan sama pacarnya tenang aja nanti guwe traktir deh”
“lu bisa tidak?’’sekali lagi Alex bertanya kepada Cheryl
‘’ehm…gimana ya,ya lihat aja deh nanti guwe bisa apa tidak”jawab Cheryl dengan mengerutkan dahinya.
‘’iya deh nanti aku tunggu jawabanya”
Setelah percakapan itu mereka kembali mengerjakan tugas-tugasnya sampai hingga jam istirahat pertama tiba.
‘’yah untung pas selesai juga nih tugas,oh ya Alex Cheryl duluan dulu ya” Cherylpun meninggalkan perpus sambil melambaikan tangan kepada Alex yang pada saat itu perpus sedang ramai dikunjungi anak kelas X.
Waktu menunjukan pukul 02.30 siang kini waktunya Cheryl pulang dari sekolahnya,sekian lama berdiri menunggu pak Joko supirnya,Cheryl dikagetkan dengan klakson mobil BMW terbaru Alex yang berwarna Shilver.
“lu mau guwe anterin ryl?’’ Tanya Alex sambil membuka kaca jendela mobilnya itu.
“oh makasih lex tapi mungkin pak joko sebentar lagi sudah sampai’’
‘’ya sudah guwe duluan ya”
Setelah beberapa waktu pak jokopun datang,kejengkelan Cheryl langsung terlontar dimulutnya.
“dari mana saja sih pak lama sekali”
”maaf mbak tadi saya harus mengantar Bapak ke bandara karena supir Bapak pak Imam lagi cuti karena istrinya sakit”
’’ya sudah jalan” cemberutan dari Cheryl seakan sirna setelah mendapat telfon dari Jhonatan,bahwa dia menanyakan apakah Cheryl sudah menerima surat darinya atau belum,Cherylpun tidak sempat menyanyakan isi surat itu sepertinya Jhonatan sedang ada urusan dan mendadak tutup telfonnya.sesampainya dirumah Cheryl menanyakan surat itu kepada Bi Siti yang katanya suratnya ada di Nadya yang tak lain adalah kakak Cheryl walau pun mereka hampir mirip tetapi wajah Eropanya lebih kelihatan di Cherlyl Fransisa Siregar atau Cheryl.
”kak mana surat dari Jho?” tanyanya kepada kakanya yang sedang asyik nonton infotaintment dan pada saat itu gosipnya tuntutan artis DP dan JP yang sedang berseteru dimeja pengadilan.
”sudah guwe taruh dimeja belajar lu”
”lu tidak kuliah?? Yee malah asyik-asyikan nonton gosip” ejek Cheryl dibelakang kakanya itu
”hari ini katanya libur,tadi temen guwe telfon,udah sana pergi gangguin orang saja” dengan cubitan jahil Cheryl kepada kakanya itu karena jengkel Cheryl langsung keatas menuju kamarnya yang megah dan di desain ala gaya Queen.dengan tak sabar Cheryl membuka surat dari Jho yang beramplopkan warna biru langit yaitu warna kesukaan Cheryl.
Dear:Cheryl
Sebelumya guwe minta maaf guwe bilang ini tidak dengan telfon atau sms tapi guwe Cuma mau bilang bahwa besok jam 06.00 sore guwe harus pergi dan pindah selama 4 tahun di Siedney untuk kuliah disana karena ini kehendak dari papah tadi siang yang mendadak
Semoga kau mengerti perasaanku sekarang bahwa aku tidak ingin berpisah denganmu karena aku masih sayang kamu.
Dari Jhonatan Andrea
Perasaan Cheryl kini bercampur aduk jadi satu,dan dia tidak kuat menahan air matanya itu.dengan dekapan erat foto saat mereka masih berpacaran yang dipajang di meja kamarnya dan sebuah surat terakhir dari Jho,Cheryl hanya bisa pasrah dan mengucapkan SELAMAT TINGGAL CINTA.
Entah berapa lama dia menangis hingga pada akhirnya Mama mengetuk pintu kamarnya dan mengajaknya makan malam bersama.
”iya mah tunggu” Cheryl merapikan bajunya dan mencuci mukanya yang agak kusut itu karena mendapat habis menangis.setelah sampai di meja makan disana dia suah di tunggu kakanya Nadya,Mamah dan Petra adik Cheryl karena Ayahnya kini keluar negeri untuk tugas disana.
”kak adek pinjam albumnya Mariah Cerey dan Cellindion dong kak” tanya Petra dengan nada merengek seperti anak kecil walaupun dia sudah kelas 2 SMP.
”ambil sendiri dirak CD” jawabnya dengan nada ketus
”okey aku ambil ya kak” dengan tidak sabarnya dan tergesa-gesanya Petra meninggalkna dan mengambil CD kakanya itu dikamar cheryl.tak lama kemudian Petra datang kembali dan berkata.
”kak kok tidak ada?”
”mana aku tahu,mungkin sudah diambil tikus” jawab Cheryl dengan nada ketus lagi.
”yah kakak kok gitu” Petra mulai pasrah
”ya sudah sana pinjan sama tikus”
”kakak jahat,mah besok belikan ya” Petra mulai merengek lagi bahkan keMamahnya juga.
”iya,kenapa tidak kamu pinjami sih ryl?” mamahnya bertanya kepada Cheryl
”kalo tidak hilang Cheryl sih mau pinjami mah” jawabnya dengan singkat jelas dan padat.setelah berkata itu Cheryl bergegas menuju kekamarnya untuk mengerjankan tugas Bahasa Inggris dari Ms.Emly. hingga rasa lelah dan ngantuknya datang.
Pagi ini cuaca Kota Jakarta agak mendung seperti hati Cheryl yang juga mendung di pagi hari ini.
Saat mau berangkat sekolah dia ingat bahwa hari ini jam 06.00 sore dia harus berpisah dengan Jho tapi tiba-tiba dia berkata
”ya ampun hari ini kan guwe ada janji sama Alex aduh gimana dong padahal tidak enak menolak dan membatalkan ajakan dari Alex” dengan rasa kecewa dia masuk mobilnya dan diantar pak Joko pergi sekolah
”aku harus telfon Jho”katanya sambil mencari-cari Hp BB berwarna biru muda kesayangannya itu di tas,setelah Cheryl mencoba menelfon Jho tetapi nomornya sedang sibuk tetapi setelah di coba telfon lagi malah tidak aktif nomornya,dia pikir apakah Jho marah atau dia sedang sibuk.perasaan Cherylpun campur aduk sekarang.
Mobil yang ditumpangi Cheryl tiba di jalan kartini nomor 42 tepatnya di SMA PUTRA-PUTRI KUSUMA dengan langkah yang murung dia melangkah menuju kelas 12.IS.2,setelah sampai disana ternyata dia sudah ditunggu Alex dan Natalia.
”pagi Cheryl,nanti jadi kan?”sapa Alex dan mempertanyakan janjinya kemarin,dengan cepat Cheryl merubah wajahnya dengan perasaan senang
”oh ya eee...iya Alex iya nanti jadi kok tenang saja hehehe” senyum yang diberikan Cheryl kepada Alex itu sepertinya tidak ikhlas.
”trimakasih Cheryl kamu baik banget em..nanti guwe jemput jam 05.00 ya” Cheryl pun mengangguk dan duduk dibangku sebelah depan meja guru,setelah Alex kembali ke bangkunya yang agak jauh dari Cheryl tiba-tiba Natalia berkata
”lu kenapa sih ryl sepertinya lu punya masalah,lihat muka lu sampai kusut begitu?”
Dengan hembusan nafas Cheryl menjawab ”aduh gimana dong Nat kemarin guwe sudah janji jalan sama Alex tapi setelah sampai dirumah kemaren guwe dapat kabar bahwa Jho mau pindah ke Sidney nanti juga,padahal guwe mau salam terakhir kebandara dengan si Jho mantan guwe itu,bantuin guwe dong Nat apa guwe suruh Doraemon buat jadi dua diri gue biar yang satu jalan sama Alex dan yang satu lagi salam terakhir buat Jhonatan atau minta jurus seribu bayangannya Naruto,aduh pusing nih Nat bantuin guwe dong jangan bengong saja”
”waduh kok bisa sampai segitunya sih ryl,ya sudah terpaksa nanti kalo bisa lu jalan sama Alex dulu terus nanti lu minta juga anterin ke bandara,bagaimana gampangkan?”Natalia mengasih saran kepada Cheryl dan dia pun hanya mengangguk.tidak lama setelah percakapan mereka itu datang Ms.Emly
”good morning students?” dan murid-murid menjawab ”good morning mom”
“okey open your book” Ms.Emly mengawali pelajaran kali ini dengan Home Work dan materi kali ini tentang kalimat aktif dan passive walaupun Cheryl tidak begitu mood hari ini tetapi dia bisa memahami matei yang di berikan Ms.Emly karena Cheryl termasuk golongan anak yang pandai bahkan di akhir semester kelas 2 lalu dia mendapat peringkat 2 dari 37 anak di kelasnya sungguh prestasi yang agak memuaskan.
Hingga akhirnya pulang datang Cheryl seperti biasa menunggu jemputan dari pak Joko tapi kali ini Natalia ikut pulang bareng,karena Robert kekasih Natalia sedang ijin tidak masuk sekolah,biasanya memang Natalia antar jemput dengan pacar kesayangannya itu.pemberhentian pertama di kawasan perumahan PI yaitu rumah Natalia pantas saja dia kaya Karena Ibunya Arsitek handal dan Ayahnya seorang Pengacara ternama.
“trimakasih ya ryl atas tumpangannya,semoga nanti lancar dan baik-baik saja rencananya” kata Natalia sambil turun dari mobil.
“okey Nat by” laju mobil yang dibawakan pak joko itu jalan kembali dan setelah beberapa lama terjebak dalam kemacetan sampailah pada rumahku istanahku.
Dirumah,Cheryl menemukan kakaknya yang sedang asyik update status di facebook di ruang keluarga.
“kak..kak..gawat bantuin guwe dong”
“apasih pulang-pulang ngagetin orang saja,ada apa?”
Cheryl bercerita semua ke kakaknya tentang janjinya sama Alex yang bertabrakan dengan perpisahannya dengan Jhonathan padahal sebenarnya Cheryl masih sayang kepada Jhonatan tapi apalah daya semua sudah tidak bisa diharapkan dan dirangkai lagi.
”ya sudah bener apa kata Natalia lu jalan saja dulu sama Alex nanti kalo udah waktunya tiba ke bandara lu minta anterin Alex juga sekalian” saran dari kakaknyapun sama dengan yang diucapkan Natalia seperti biasa Cheryl pun hanya mengangguk.
Waktu menunjukan 05.00 sore Cheril keluar rumah dengan dandanan yang girly dan makeup natural ini semua berkat bantuan kak Nadya,Cheryl mengenakan
-tiny tree yang dtutupi dengan jaket pendek berbahan bludru berwarna abu-abu
-memakai celana jeans ¾ yang di kenakan sampai lingakar pinggang agak keatas
-memakai sepatu ballet dengan model dan gaya terbaru
-tidak ketinggalan jam Baby-G berwarna biru muda yang dikenakannya di pergelangan tangan bagian kiri
-tas kecil berbentuk strowberry di pundak kananya
-rambutnyapun diikat sebelah,dia mengikuti mode artis Fitrop karena badannya dan warna kulitnya sama dengan Fitrop.
”Wah ryl lu kelihatan cantik memakai baju ini” sanjung Alex setelah Cheryl keluar dari rumahnya.dan Alexpun hanya mengenakan jacket jaz berwarna putih yang didasarkan dengan kaos abu-abu polos dan celana ¾ berwarna hitam pekat juga sepatu converse keluaran terbaru.
”trimakasih lex yuk berangkat” mereka akhirnya berangkat menuju toko buku GM,di dalam mobil Cheryl hanya terdiam dan memikirkan Jho seorang.
”ehm...lex lu nanti mau nganterin guwe ke bandara tidak,itu sih jika kamu tidak keberatan” tanya Cheryl dengan perasaan gugup karena dia tidak enak menyuruh Alex diantarkan kesana kemari.
”okey tenang saja”
Akhirnya mereka sampai di toko buku tersebut,mereka langsung masuk dan mencari-cari buku Biografi Soekarno,Alexpun mencari-cari dari sudut ke sudut sedangkan Cheryl asyik-asyikan mencari album terbaru dari Ungu (album titipan dari kak Nadya tadi) perasaan was-was Cheryl menengok jam ditangannya itu terus menerus.
”hah 15menit lagi” Cheryl dikagetkan dengan pukul yang menunjukan waktu 05.45
”lex lu udah belum carinya ehm...anterin guwe yuk ke bandara”
”udah ryl,ayo” setelah membayar buku-buku dan album tadi Cheryl dan Alex bergegas menuju mobil.di perjalanan mereka terjebak kemacetan dan Cheryl pun semakin was-was dan gugup.
”lu kenapa sih ryl kok gelisah banget?” tanya Alex dengan mengerutkan dahinya
”aduh lex guwe harus mengucapkan salam terakhir ke mantan pacar guwe karena dia mau pindah ke sidney” jelas Cheryl
”kenapa lu tidak ngomong dari tadi kan guwe bisa anterin dari tadi ryl”
”guwe kan tidak enak dengan lu lex” jawab Cheryl dan diapun semakin gugup bahkan berkaca-kaca matanya.
Untung saja ada jalan pintas menuju bandara sehingga mereka terhindar dari kemacetan.sesampai di bandara Cheryl langsung bergegas lari menuju tempat tunggu dan setelah dicari-cari dia tidak menemukan Jho.
”maaf mbak pesawat menuju sidney sudah berangkat” tanyanya kepada seorang pramugari yang kebetulan lewat.
”oh lima menit lagi dek” jawabnya dengan senyuman ramah
”trimakasih” Cheril langsung berlari menuju lorong pemberangkatan tetapi disana ada satpam yang menjaga sehingga dia di hentikan oleh satpam dan berteriak
”JHONATAN” karena dia melihat Jho yang membawa koper besar
Jho langsung menoleh dan kembali menuju Cheryl dan berlari sekencang mungkin dia tak peduli disana ramai orang berlalu lalang.setelah didapatkannya Jho langsung memeluk erat Cheryl,Cheryl pun menangis dengan tak hentinya dan berkata
”aku juga masih sayang kamu Jho,tapi kenapa kamu baru bilang sekarang kalau kamu mau pindah,dan kenapa saat aku telfon kamu malah mematikan Hpmu apakah ucapan sayangmu hanya kata-kata saja”
”maaf cheryl tadi siang aku baru ada pembicaraan dengan papahku,aku benar-benar masih sayang sama kamu ryl jangan lupain aku ya..aku harus pergi sekarang” kata Jho sambil melepaskan pelukannya itu.
”SELAMAT TINGGAL JHO JANGAN LUPAKAN AKU DAN JANGAN LUPA TELFON AKU KALAU SUDAH SAMPAI” teriak Cheryl karena Jho mulai pergi meninggalkan dia.disaat itu datanglah Alex yang mendapati Cheryl terbujur kesedihan dengan air mata.
”sudah ryl lu jangan menangis malu dilihatin orang ayo pulang” kata Alex dengan menggandeng tangan Cheryl.setelah sampai di mobil Cheryl tak hentinya mengeluarkan air mata tanpa sadar Cheryl memeluk Alex dan Alexpun dengan kaget dan ragu memeluknya kembali
”sudah puasin dulu kamu menagis supaya lega” entah berapa lama mereka berpelukan hingga hujan pun turun melanda,Alexpun melajukan mobilnya untuk mengantar Cheryl pulang.
Setelah beberapa bulan kejadian itu Cheryl kini tambah dekat dengan Alex bahkan mereka tidak bisa dipisahkan kemanapun pergi dan berada pasti mereka berdua.
”lu tambah dekat saja dengan Alex ryl apa lu suka sama dia” ejek Natalia dengan menyenggol tangan Cheryl
”ah tidak ah biasa saja” Cherylpun tersenyum malu sehingga wajahnya memerah.hari ini adalah tanggal 10 oktober 2010,hari ini adalah hari ulang tahun Cheryl yang ke 18 banyak teman-temannya yang mengucapkan selamat kepadanya.tapi tiba-tiba datang seorang cowok namanya Topan dia anak kelas sebelah
”Cheryl di lapangan depan rame banget ini tentang lu cepetan lihat”
Tak sabar cheryl pun langsung keluar kelas dan menengok ke bawah karena kelasnya berada di lantai 3 saat itu juga lapangan rame ada seseorang di tengah-tengah lapangan ternyata itu Alex dia berkata dengan lantang dan keras kesemua orang dan bahkan mungkin itu untuk Cheryl
”CHERYL SUMPAH AKU CINTA KAMU,KAMU MAUKAN JADI PACAR AKU,AKU JANJI AKU TIDAK AKAN KECEWAKAN KAMU” semua anak menyoraki Alex bahkna pada melihat ke Cheryl
”gimana ryl lu terima tidak” tanya Natalia ditelinga Cheryl dengan senyuman tidak jelasnya,Cherylpun memerah wajahnya dan berteriak kehadapan Alex ”AKU MAU JADI PACAR KAMU ASALKAN KAMU JUGA TIDAK PERGI KE SIEDNY” Cherylpun tambah malu dan semua anak-anak disekolah tambah menyoraki mereka tak terkecuali Alex yang langsung meloncat-loncat kegirangan dia berlari ke atas menuju Cheryl berada dan membawanya ketengah lapangan dengan menggendongny,Cherylpun kini tidak sedih lagi karena Jho,dan dia tetap menyimpan nama JHONATAN di hatinya dan sesungguhnya yang lebih dicintainya sekarang adalah ALEX.
{sesungguhnya kepergian dan kedatangan cinta todak ada yang tahu,yang kita tahu adalah hanya merasakannyi}
Dengan perasaan bahagia Cheryl pagi ini berangkat sekolah seperti biasa tak ada raut wajah sedih dimukanya walau semalam dia putus dengan Jhonatan.cowok tajir cakep dan coverboy salah satu majalah ternama.
“Cheryl lu udah kerjakan tugas Matematika belum?”tanya seorang gadis yang tak salah lagi adalah Natalia teman sebangku sekaligus sahabat Cheryl.
“ya ampun mampus guwe,sini Nat guwe pinjem”dengan tergegas dan gugup Cheryl mangobrak abrik tas milik Natalia untuk mengambil buku tugas Matematika.baru akan menulis satu huruf Cheryl dikagetkan dengan suara bell sekolah “teeeeeeeettt….” Dan datanglah seorang wanita agak gemuk,muka seram dengan membawa buku tebal dan pengaris papan tulis yang panjang dengan berkata sambil masuk kelas 12.IS.2
“keluarkan PR kalian,bagi yang tidak mengerjakan harap keluar SEKARANG” dengan perasaan merinding sekaligus takut Cheryl terpaksa keluar kelas dan dia harus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Bu Cut karena dia tidak mengerjakan PR
“eh Lex lu juga tidak mengerjakan PR?” tanya Cheryl kepada seorang lelaki yang tiba-tiba datang di belakangnya,cowok itu namanya Alexiando Robert Smith Sujiwa yang keturunan Jawa-Amerika.sungguh nama yang bagus,tak lain Alex adalah teman sekelas Cheryl,Alex tidak mengerjakan PRnya karena tadi malam dia harus menunggu neneknya di rumah sakit,Alex tinggal bersama neneknya karena ibunya sudah meninggal dan ayahnya seorang Pilot yang bolak-balik Singapura-Amerika.Mereka menuju perpus sekolah untuk mengerjakan tugas yang diberikan Bu Cut tadi.
dengan nada pelan karena sedang di perpus Alex berkata”ryl lu besok malam mau temenin guwe tidak,guwe mau cari buku biografi Soekarno di GM soalnya guwe tidak ada temen,si Roy besok jalan sama pacarnya tenang aja nanti guwe traktir deh”
“lu bisa tidak?’’sekali lagi Alex bertanya kepada Cheryl
‘’ehm…gimana ya,ya lihat aja deh nanti guwe bisa apa tidak”jawab Cheryl dengan mengerutkan dahinya.
‘’iya deh nanti aku tunggu jawabanya”
Setelah percakapan itu mereka kembali mengerjakan tugas-tugasnya sampai hingga jam istirahat pertama tiba.
‘’yah untung pas selesai juga nih tugas,oh ya Alex Cheryl duluan dulu ya” Cherylpun meninggalkan perpus sambil melambaikan tangan kepada Alex yang pada saat itu perpus sedang ramai dikunjungi anak kelas X.
Waktu menunjukan pukul 02.30 siang kini waktunya Cheryl pulang dari sekolahnya,sekian lama berdiri menunggu pak Joko supirnya,Cheryl dikagetkan dengan klakson mobil BMW terbaru Alex yang berwarna Shilver.
“lu mau guwe anterin ryl?’’ Tanya Alex sambil membuka kaca jendela mobilnya itu.
“oh makasih lex tapi mungkin pak joko sebentar lagi sudah sampai’’
‘’ya sudah guwe duluan ya”
Setelah beberapa waktu pak jokopun datang,kejengkelan Cheryl langsung terlontar dimulutnya.
“dari mana saja sih pak lama sekali”
”maaf mbak tadi saya harus mengantar Bapak ke bandara karena supir Bapak pak Imam lagi cuti karena istrinya sakit”
’’ya sudah jalan” cemberutan dari Cheryl seakan sirna setelah mendapat telfon dari Jhonatan,bahwa dia menanyakan apakah Cheryl sudah menerima surat darinya atau belum,Cherylpun tidak sempat menyanyakan isi surat itu sepertinya Jhonatan sedang ada urusan dan mendadak tutup telfonnya.sesampainya dirumah Cheryl menanyakan surat itu kepada Bi Siti yang katanya suratnya ada di Nadya yang tak lain adalah kakak Cheryl walau pun mereka hampir mirip tetapi wajah Eropanya lebih kelihatan di Cherlyl Fransisa Siregar atau Cheryl.
”kak mana surat dari Jho?” tanyanya kepada kakanya yang sedang asyik nonton infotaintment dan pada saat itu gosipnya tuntutan artis DP dan JP yang sedang berseteru dimeja pengadilan.
”sudah guwe taruh dimeja belajar lu”
”lu tidak kuliah?? Yee malah asyik-asyikan nonton gosip” ejek Cheryl dibelakang kakanya itu
”hari ini katanya libur,tadi temen guwe telfon,udah sana pergi gangguin orang saja” dengan cubitan jahil Cheryl kepada kakanya itu karena jengkel Cheryl langsung keatas menuju kamarnya yang megah dan di desain ala gaya Queen.dengan tak sabar Cheryl membuka surat dari Jho yang beramplopkan warna biru langit yaitu warna kesukaan Cheryl.
Dear:Cheryl
Sebelumya guwe minta maaf guwe bilang ini tidak dengan telfon atau sms tapi guwe Cuma mau bilang bahwa besok jam 06.00 sore guwe harus pergi dan pindah selama 4 tahun di Siedney untuk kuliah disana karena ini kehendak dari papah tadi siang yang mendadak
Semoga kau mengerti perasaanku sekarang bahwa aku tidak ingin berpisah denganmu karena aku masih sayang kamu.
Dari Jhonatan Andrea
Perasaan Cheryl kini bercampur aduk jadi satu,dan dia tidak kuat menahan air matanya itu.dengan dekapan erat foto saat mereka masih berpacaran yang dipajang di meja kamarnya dan sebuah surat terakhir dari Jho,Cheryl hanya bisa pasrah dan mengucapkan SELAMAT TINGGAL CINTA.
Entah berapa lama dia menangis hingga pada akhirnya Mama mengetuk pintu kamarnya dan mengajaknya makan malam bersama.
”iya mah tunggu” Cheryl merapikan bajunya dan mencuci mukanya yang agak kusut itu karena mendapat habis menangis.setelah sampai di meja makan disana dia suah di tunggu kakanya Nadya,Mamah dan Petra adik Cheryl karena Ayahnya kini keluar negeri untuk tugas disana.
”kak adek pinjam albumnya Mariah Cerey dan Cellindion dong kak” tanya Petra dengan nada merengek seperti anak kecil walaupun dia sudah kelas 2 SMP.
”ambil sendiri dirak CD” jawabnya dengan nada ketus
”okey aku ambil ya kak” dengan tidak sabarnya dan tergesa-gesanya Petra meninggalkna dan mengambil CD kakanya itu dikamar cheryl.tak lama kemudian Petra datang kembali dan berkata.
”kak kok tidak ada?”
”mana aku tahu,mungkin sudah diambil tikus” jawab Cheryl dengan nada ketus lagi.
”yah kakak kok gitu” Petra mulai pasrah
”ya sudah sana pinjan sama tikus”
”kakak jahat,mah besok belikan ya” Petra mulai merengek lagi bahkan keMamahnya juga.
”iya,kenapa tidak kamu pinjami sih ryl?” mamahnya bertanya kepada Cheryl
”kalo tidak hilang Cheryl sih mau pinjami mah” jawabnya dengan singkat jelas dan padat.setelah berkata itu Cheryl bergegas menuju kekamarnya untuk mengerjankan tugas Bahasa Inggris dari Ms.Emly. hingga rasa lelah dan ngantuknya datang.
Pagi ini cuaca Kota Jakarta agak mendung seperti hati Cheryl yang juga mendung di pagi hari ini.
Saat mau berangkat sekolah dia ingat bahwa hari ini jam 06.00 sore dia harus berpisah dengan Jho tapi tiba-tiba dia berkata
”ya ampun hari ini kan guwe ada janji sama Alex aduh gimana dong padahal tidak enak menolak dan membatalkan ajakan dari Alex” dengan rasa kecewa dia masuk mobilnya dan diantar pak Joko pergi sekolah
”aku harus telfon Jho”katanya sambil mencari-cari Hp BB berwarna biru muda kesayangannya itu di tas,setelah Cheryl mencoba menelfon Jho tetapi nomornya sedang sibuk tetapi setelah di coba telfon lagi malah tidak aktif nomornya,dia pikir apakah Jho marah atau dia sedang sibuk.perasaan Cherylpun campur aduk sekarang.
Mobil yang ditumpangi Cheryl tiba di jalan kartini nomor 42 tepatnya di SMA PUTRA-PUTRI KUSUMA dengan langkah yang murung dia melangkah menuju kelas 12.IS.2,setelah sampai disana ternyata dia sudah ditunggu Alex dan Natalia.
”pagi Cheryl,nanti jadi kan?”sapa Alex dan mempertanyakan janjinya kemarin,dengan cepat Cheryl merubah wajahnya dengan perasaan senang
”oh ya eee...iya Alex iya nanti jadi kok tenang saja hehehe” senyum yang diberikan Cheryl kepada Alex itu sepertinya tidak ikhlas.
”trimakasih Cheryl kamu baik banget em..nanti guwe jemput jam 05.00 ya” Cheryl pun mengangguk dan duduk dibangku sebelah depan meja guru,setelah Alex kembali ke bangkunya yang agak jauh dari Cheryl tiba-tiba Natalia berkata
”lu kenapa sih ryl sepertinya lu punya masalah,lihat muka lu sampai kusut begitu?”
Dengan hembusan nafas Cheryl menjawab ”aduh gimana dong Nat kemarin guwe sudah janji jalan sama Alex tapi setelah sampai dirumah kemaren guwe dapat kabar bahwa Jho mau pindah ke Sidney nanti juga,padahal guwe mau salam terakhir kebandara dengan si Jho mantan guwe itu,bantuin guwe dong Nat apa guwe suruh Doraemon buat jadi dua diri gue biar yang satu jalan sama Alex dan yang satu lagi salam terakhir buat Jhonatan atau minta jurus seribu bayangannya Naruto,aduh pusing nih Nat bantuin guwe dong jangan bengong saja”
”waduh kok bisa sampai segitunya sih ryl,ya sudah terpaksa nanti kalo bisa lu jalan sama Alex dulu terus nanti lu minta juga anterin ke bandara,bagaimana gampangkan?”Natalia mengasih saran kepada Cheryl dan dia pun hanya mengangguk.tidak lama setelah percakapan mereka itu datang Ms.Emly
”good morning students?” dan murid-murid menjawab ”good morning mom”
“okey open your book” Ms.Emly mengawali pelajaran kali ini dengan Home Work dan materi kali ini tentang kalimat aktif dan passive walaupun Cheryl tidak begitu mood hari ini tetapi dia bisa memahami matei yang di berikan Ms.Emly karena Cheryl termasuk golongan anak yang pandai bahkan di akhir semester kelas 2 lalu dia mendapat peringkat 2 dari 37 anak di kelasnya sungguh prestasi yang agak memuaskan.
Hingga akhirnya pulang datang Cheryl seperti biasa menunggu jemputan dari pak Joko tapi kali ini Natalia ikut pulang bareng,karena Robert kekasih Natalia sedang ijin tidak masuk sekolah,biasanya memang Natalia antar jemput dengan pacar kesayangannya itu.pemberhentian pertama di kawasan perumahan PI yaitu rumah Natalia pantas saja dia kaya Karena Ibunya Arsitek handal dan Ayahnya seorang Pengacara ternama.
“trimakasih ya ryl atas tumpangannya,semoga nanti lancar dan baik-baik saja rencananya” kata Natalia sambil turun dari mobil.
“okey Nat by” laju mobil yang dibawakan pak joko itu jalan kembali dan setelah beberapa lama terjebak dalam kemacetan sampailah pada rumahku istanahku.
Dirumah,Cheryl menemukan kakaknya yang sedang asyik update status di facebook di ruang keluarga.
“kak..kak..gawat bantuin guwe dong”
“apasih pulang-pulang ngagetin orang saja,ada apa?”
Cheryl bercerita semua ke kakaknya tentang janjinya sama Alex yang bertabrakan dengan perpisahannya dengan Jhonathan padahal sebenarnya Cheryl masih sayang kepada Jhonatan tapi apalah daya semua sudah tidak bisa diharapkan dan dirangkai lagi.
”ya sudah bener apa kata Natalia lu jalan saja dulu sama Alex nanti kalo udah waktunya tiba ke bandara lu minta anterin Alex juga sekalian” saran dari kakaknyapun sama dengan yang diucapkan Natalia seperti biasa Cheryl pun hanya mengangguk.
Waktu menunjukan 05.00 sore Cheril keluar rumah dengan dandanan yang girly dan makeup natural ini semua berkat bantuan kak Nadya,Cheryl mengenakan
-tiny tree yang dtutupi dengan jaket pendek berbahan bludru berwarna abu-abu
-memakai celana jeans ¾ yang di kenakan sampai lingakar pinggang agak keatas
-memakai sepatu ballet dengan model dan gaya terbaru
-tidak ketinggalan jam Baby-G berwarna biru muda yang dikenakannya di pergelangan tangan bagian kiri
-tas kecil berbentuk strowberry di pundak kananya
-rambutnyapun diikat sebelah,dia mengikuti mode artis Fitrop karena badannya dan warna kulitnya sama dengan Fitrop.
”Wah ryl lu kelihatan cantik memakai baju ini” sanjung Alex setelah Cheryl keluar dari rumahnya.dan Alexpun hanya mengenakan jacket jaz berwarna putih yang didasarkan dengan kaos abu-abu polos dan celana ¾ berwarna hitam pekat juga sepatu converse keluaran terbaru.
”trimakasih lex yuk berangkat” mereka akhirnya berangkat menuju toko buku GM,di dalam mobil Cheryl hanya terdiam dan memikirkan Jho seorang.
”ehm...lex lu nanti mau nganterin guwe ke bandara tidak,itu sih jika kamu tidak keberatan” tanya Cheryl dengan perasaan gugup karena dia tidak enak menyuruh Alex diantarkan kesana kemari.
”okey tenang saja”
Akhirnya mereka sampai di toko buku tersebut,mereka langsung masuk dan mencari-cari buku Biografi Soekarno,Alexpun mencari-cari dari sudut ke sudut sedangkan Cheryl asyik-asyikan mencari album terbaru dari Ungu (album titipan dari kak Nadya tadi) perasaan was-was Cheryl menengok jam ditangannya itu terus menerus.
”hah 15menit lagi” Cheryl dikagetkan dengan pukul yang menunjukan waktu 05.45
”lex lu udah belum carinya ehm...anterin guwe yuk ke bandara”
”udah ryl,ayo” setelah membayar buku-buku dan album tadi Cheryl dan Alex bergegas menuju mobil.di perjalanan mereka terjebak kemacetan dan Cheryl pun semakin was-was dan gugup.
”lu kenapa sih ryl kok gelisah banget?” tanya Alex dengan mengerutkan dahinya
”aduh lex guwe harus mengucapkan salam terakhir ke mantan pacar guwe karena dia mau pindah ke sidney” jelas Cheryl
”kenapa lu tidak ngomong dari tadi kan guwe bisa anterin dari tadi ryl”
”guwe kan tidak enak dengan lu lex” jawab Cheryl dan diapun semakin gugup bahkan berkaca-kaca matanya.
Untung saja ada jalan pintas menuju bandara sehingga mereka terhindar dari kemacetan.sesampai di bandara Cheryl langsung bergegas lari menuju tempat tunggu dan setelah dicari-cari dia tidak menemukan Jho.
”maaf mbak pesawat menuju sidney sudah berangkat” tanyanya kepada seorang pramugari yang kebetulan lewat.
”oh lima menit lagi dek” jawabnya dengan senyuman ramah
”trimakasih” Cheril langsung berlari menuju lorong pemberangkatan tetapi disana ada satpam yang menjaga sehingga dia di hentikan oleh satpam dan berteriak
”JHONATAN” karena dia melihat Jho yang membawa koper besar
Jho langsung menoleh dan kembali menuju Cheryl dan berlari sekencang mungkin dia tak peduli disana ramai orang berlalu lalang.setelah didapatkannya Jho langsung memeluk erat Cheryl,Cheryl pun menangis dengan tak hentinya dan berkata
”aku juga masih sayang kamu Jho,tapi kenapa kamu baru bilang sekarang kalau kamu mau pindah,dan kenapa saat aku telfon kamu malah mematikan Hpmu apakah ucapan sayangmu hanya kata-kata saja”
”maaf cheryl tadi siang aku baru ada pembicaraan dengan papahku,aku benar-benar masih sayang sama kamu ryl jangan lupain aku ya..aku harus pergi sekarang” kata Jho sambil melepaskan pelukannya itu.
”SELAMAT TINGGAL JHO JANGAN LUPAKAN AKU DAN JANGAN LUPA TELFON AKU KALAU SUDAH SAMPAI” teriak Cheryl karena Jho mulai pergi meninggalkan dia.disaat itu datanglah Alex yang mendapati Cheryl terbujur kesedihan dengan air mata.
”sudah ryl lu jangan menangis malu dilihatin orang ayo pulang” kata Alex dengan menggandeng tangan Cheryl.setelah sampai di mobil Cheryl tak hentinya mengeluarkan air mata tanpa sadar Cheryl memeluk Alex dan Alexpun dengan kaget dan ragu memeluknya kembali
”sudah puasin dulu kamu menagis supaya lega” entah berapa lama mereka berpelukan hingga hujan pun turun melanda,Alexpun melajukan mobilnya untuk mengantar Cheryl pulang.
Setelah beberapa bulan kejadian itu Cheryl kini tambah dekat dengan Alex bahkan mereka tidak bisa dipisahkan kemanapun pergi dan berada pasti mereka berdua.
”lu tambah dekat saja dengan Alex ryl apa lu suka sama dia” ejek Natalia dengan menyenggol tangan Cheryl
”ah tidak ah biasa saja” Cherylpun tersenyum malu sehingga wajahnya memerah.hari ini adalah tanggal 10 oktober 2010,hari ini adalah hari ulang tahun Cheryl yang ke 18 banyak teman-temannya yang mengucapkan selamat kepadanya.tapi tiba-tiba datang seorang cowok namanya Topan dia anak kelas sebelah
”Cheryl di lapangan depan rame banget ini tentang lu cepetan lihat”
Tak sabar cheryl pun langsung keluar kelas dan menengok ke bawah karena kelasnya berada di lantai 3 saat itu juga lapangan rame ada seseorang di tengah-tengah lapangan ternyata itu Alex dia berkata dengan lantang dan keras kesemua orang dan bahkan mungkin itu untuk Cheryl
”CHERYL SUMPAH AKU CINTA KAMU,KAMU MAUKAN JADI PACAR AKU,AKU JANJI AKU TIDAK AKAN KECEWAKAN KAMU” semua anak menyoraki Alex bahkna pada melihat ke Cheryl
”gimana ryl lu terima tidak” tanya Natalia ditelinga Cheryl dengan senyuman tidak jelasnya,Cherylpun memerah wajahnya dan berteriak kehadapan Alex ”AKU MAU JADI PACAR KAMU ASALKAN KAMU JUGA TIDAK PERGI KE SIEDNY” Cherylpun tambah malu dan semua anak-anak disekolah tambah menyoraki mereka tak terkecuali Alex yang langsung meloncat-loncat kegirangan dia berlari ke atas menuju Cheryl berada dan membawanya ketengah lapangan dengan menggendongny,Cherylpun kini tidak sedih lagi karena Jho,dan dia tetap menyimpan nama JHONATAN di hatinya dan sesungguhnya yang lebih dicintainya sekarang adalah ALEX.
{sesungguhnya kepergian dan kedatangan cinta todak ada yang tahu,yang kita tahu adalah hanya merasakannyi}
Sabtu, 19 Juni 2010
taeter kusuma raih juara nasional
F D P N, Teater Kusuma Raih Tiga Nominasi
Sungguh di luar dugaan jika teater kusuma yang berasal dari sekolah desa berhasil meraih 3 nominasi sekaligus dalam Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang di selenggarakan Teater Gema IKIP PGRI semarang beberapa waktu lalu.
Tidak pernah disangka dan tidak pernah terbersit dalam ingatan teater kusuma, kalau kepulangan mereka dari Semarang membawakan hasil yang teramat menggembirakan. Kabar gembira itu tidak lain karena teater kusuma berhasil meraih tiga nominasi sekaligus, ketika mengikuti Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang diselenggarakan di IKIP PGRI Semarang beberapa waktu lalu.Acara festival yang diselenggarakan selama satu minggu tersebut dikuti oleh dua puluh tiga peserta dari sebelas provinsi di seluruh Indonesia dan Teater kusuma merupakan satu-satunya teater pelajar dari Jepara yang terpilih untuk mengikuti festival tersebut.Mengusung naskah berjudul “Orang Kasar” karya Anton Chekov, saduran W.S. Rendra, Teater kusuma lebih mengedepankan budaya Jepara dalam penggarapan art panggungnya, serta penguatan karakter pada tokoh Baitul Bilal (M. Catur Rahmatullah) sebagai sesosok orang kasar yang menjadi tokoh utama dalam naskah tersebut. Naskah komedi berdurasi satu jam ini merupakan naskah keenam yang pernah digarapnya bersama teater kusuma.Melalui besutan Sutradara Didid Endro S, tampak berbeda Karen dalam penggarapannya memang tidak jauh berbeda dengan naskah-naskah sebelumnya, yakni lebih condong pada pengangkatan kearifan lokal masyarakat Jepara. Tidak hanya dalam berkesenian saja, sutradara sekaligus pelatih teater kusuma ini juga mengaplikasikan latar belakang budaya lokal dalam kesehariannya bersama Sanggar Gaperto yang dikelolanya.Selain itu, dalam menyikapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggarapan sebuah karya, teater kusuma selalu mengedepankan managemen waktu. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, teater kusuma berhasil mengubah satu naskah yang dirasa cukup berat menjadi sajian yang memang layak untuk dinikmati.“Saya sangat senang dan bangga ketika malam penganugerahan, teater kusuma mampu meraih tiga nominasi sekaligus. Terhitung, dalam kurun waktu yang lumayan singkat, kami mampu membawa kabar menggembirakan. Di sisi lain, saya merasa kecewa karena lagi-lagi lighting yang kami mainkan masih jauh dari harapan”, ujar Ketua Teater Kusuma, Deckha Afriansyah Salahudin.Kekecewaan ini tidak hanya dirasakan oleh ketua kusuma saja, tetapi juga oleh anggota kusuma yang lain seperti pada event festival sebelumnya. Kendati demikian, bukan menjadi halangan bagi Kusuma untuk tetap berkarya sehingga dalam FDPN berhasil mendapatkan 3 nominasi sekaligus yakni, Nominasi Artistik Terbaik, Nominasi Penyaji Terbaik dan Pemenang Aktor Pembantu Terbaik. Semoga membanggakan…..
Lebih Menghargai Proses
Hasil bukanlah segala-galanya, tetapi proseslah yang lebih utama. Demikianlah kalimat yang sering didengungkan, begitu halnya bagi teater kusuma yang sekarang sudah berumur lima tahun. Bukan waktu yang lama untuk sebuah proses, dan bukan waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan.Kendati demikian, Teater Kusuma belum merasa terpuaskan oleh beberapa prestasi yang diraihnya sehingga selalu dituntut untuk meningkatkan intensitas proses berkarya serta menciptakan kreatifitas-kreatifitas yang berarti bagi pembentukan karakter.Selanjutnya, guna menunjang kelanjutan proses, sangat diperlukan berbagai kelengkapan alat pendukung berupa alat musik, kain, kamera, lampu (lighting) beserta dimernya yang selama ini dirasa masih sangat kekurangan.Menurut Ketua Teater Kusuma, Deckha Affriyan Syahlahuddin, ketidaklengkapan property merupakan hal penting dalam pertunjukkan. Tetapi yang lebih utama adalah bagaimana mensikapi agar segala kekurangan dapat diantisipasi agar tidak menjadi ganjalan dan kendala dalam penggarapan naskah-naskah berikutnya.“Yang penting adalah bagaimana kita bisa menikmati proses berkesenian sebagai bentuk perwujudan dari tata kehidupan yang nyata”, tegas DeckhaPrestasi yang berhasil diraih Teater Kusuma, masih menurut Deckha, adalah merupakan hasil dari proses panjang yang tidak sekedar adu gengsi dalam berkegiatan. Tetapi, lanjutnya, jika proses yang dilakukan tidak dinikmati, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.Artinya, berkegiatan khususnya teater tidak sekedar berbondong-bondong mengejar kepuasan pribadi melainkan ada sesuatu yang bermakna baik dalam pengambilan sikap maupun dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Kemudian, sikap-sikap pembelajaran moral tersebut bisa diaplikasikan dalam tata kehidupan sehari-hari di luar sekolah.
Sungguh di luar dugaan jika teater kusuma yang berasal dari sekolah desa berhasil meraih 3 nominasi sekaligus dalam Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang di selenggarakan Teater Gema IKIP PGRI semarang beberapa waktu lalu.
Tidak pernah disangka dan tidak pernah terbersit dalam ingatan teater kusuma, kalau kepulangan mereka dari Semarang membawakan hasil yang teramat menggembirakan. Kabar gembira itu tidak lain karena teater kusuma berhasil meraih tiga nominasi sekaligus, ketika mengikuti Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang diselenggarakan di IKIP PGRI Semarang beberapa waktu lalu.Acara festival yang diselenggarakan selama satu minggu tersebut dikuti oleh dua puluh tiga peserta dari sebelas provinsi di seluruh Indonesia dan Teater kusuma merupakan satu-satunya teater pelajar dari Jepara yang terpilih untuk mengikuti festival tersebut.Mengusung naskah berjudul “Orang Kasar” karya Anton Chekov, saduran W.S. Rendra, Teater kusuma lebih mengedepankan budaya Jepara dalam penggarapan art panggungnya, serta penguatan karakter pada tokoh Baitul Bilal (M. Catur Rahmatullah) sebagai sesosok orang kasar yang menjadi tokoh utama dalam naskah tersebut. Naskah komedi berdurasi satu jam ini merupakan naskah keenam yang pernah digarapnya bersama teater kusuma.Melalui besutan Sutradara Didid Endro S, tampak berbeda Karen dalam penggarapannya memang tidak jauh berbeda dengan naskah-naskah sebelumnya, yakni lebih condong pada pengangkatan kearifan lokal masyarakat Jepara. Tidak hanya dalam berkesenian saja, sutradara sekaligus pelatih teater kusuma ini juga mengaplikasikan latar belakang budaya lokal dalam kesehariannya bersama Sanggar Gaperto yang dikelolanya.Selain itu, dalam menyikapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggarapan sebuah karya, teater kusuma selalu mengedepankan managemen waktu. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, teater kusuma berhasil mengubah satu naskah yang dirasa cukup berat menjadi sajian yang memang layak untuk dinikmati.“Saya sangat senang dan bangga ketika malam penganugerahan, teater kusuma mampu meraih tiga nominasi sekaligus. Terhitung, dalam kurun waktu yang lumayan singkat, kami mampu membawa kabar menggembirakan. Di sisi lain, saya merasa kecewa karena lagi-lagi lighting yang kami mainkan masih jauh dari harapan”, ujar Ketua Teater Kusuma, Deckha Afriansyah Salahudin.Kekecewaan ini tidak hanya dirasakan oleh ketua kusuma saja, tetapi juga oleh anggota kusuma yang lain seperti pada event festival sebelumnya. Kendati demikian, bukan menjadi halangan bagi Kusuma untuk tetap berkarya sehingga dalam FDPN berhasil mendapatkan 3 nominasi sekaligus yakni, Nominasi Artistik Terbaik, Nominasi Penyaji Terbaik dan Pemenang Aktor Pembantu Terbaik. Semoga membanggakan…..
Lebih Menghargai Proses
Hasil bukanlah segala-galanya, tetapi proseslah yang lebih utama. Demikianlah kalimat yang sering didengungkan, begitu halnya bagi teater kusuma yang sekarang sudah berumur lima tahun. Bukan waktu yang lama untuk sebuah proses, dan bukan waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan.Kendati demikian, Teater Kusuma belum merasa terpuaskan oleh beberapa prestasi yang diraihnya sehingga selalu dituntut untuk meningkatkan intensitas proses berkarya serta menciptakan kreatifitas-kreatifitas yang berarti bagi pembentukan karakter.Selanjutnya, guna menunjang kelanjutan proses, sangat diperlukan berbagai kelengkapan alat pendukung berupa alat musik, kain, kamera, lampu (lighting) beserta dimernya yang selama ini dirasa masih sangat kekurangan.Menurut Ketua Teater Kusuma, Deckha Affriyan Syahlahuddin, ketidaklengkapan property merupakan hal penting dalam pertunjukkan. Tetapi yang lebih utama adalah bagaimana mensikapi agar segala kekurangan dapat diantisipasi agar tidak menjadi ganjalan dan kendala dalam penggarapan naskah-naskah berikutnya.“Yang penting adalah bagaimana kita bisa menikmati proses berkesenian sebagai bentuk perwujudan dari tata kehidupan yang nyata”, tegas DeckhaPrestasi yang berhasil diraih Teater Kusuma, masih menurut Deckha, adalah merupakan hasil dari proses panjang yang tidak sekedar adu gengsi dalam berkegiatan. Tetapi, lanjutnya, jika proses yang dilakukan tidak dinikmati, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.Artinya, berkegiatan khususnya teater tidak sekedar berbondong-bondong mengejar kepuasan pribadi melainkan ada sesuatu yang bermakna baik dalam pengambilan sikap maupun dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Kemudian, sikap-sikap pembelajaran moral tersebut bisa diaplikasikan dalam tata kehidupan sehari-hari di luar sekolah.
taeter kusuma raih juara nasional
F D P N, Teater Kusuma Raih Tiga Nominasi
Sungguh di luar dugaan jika teater kusuma yang berasal dari sekolah desa berhasil meraih 3 nominasi sekaligus dalam Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang di selenggarakan Teater Gema IKIP PGRI semarang beberapa waktu lalu.
Tidak pernah disangka dan tidak pernah terbersit dalam ingatan teater kusuma, kalau kepulangan mereka dari Semarang membawakan hasil yang teramat menggembirakan. Kabar gembira itu tidak lain karena teater kusuma berhasil meraih tiga nominasi sekaligus, ketika mengikuti Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang diselenggarakan di IKIP PGRI Semarang beberapa waktu lalu.Acara festival yang diselenggarakan selama satu minggu tersebut dikuti oleh dua puluh tiga peserta dari sebelas provinsi di seluruh Indonesia dan Teater kusuma merupakan satu-satunya teater pelajar dari Jepara yang terpilih untuk mengikuti festival tersebut.Mengusung naskah berjudul “Orang Kasar” karya Anton Chekov, saduran W.S. Rendra, Teater kusuma lebih mengedepankan budaya Jepara dalam penggarapan art panggungnya, serta penguatan karakter pada tokoh Baitul Bilal (M. Catur Rahmatullah) sebagai sesosok orang kasar yang menjadi tokoh utama dalam naskah tersebut. Naskah komedi berdurasi satu jam ini merupakan naskah keenam yang pernah digarapnya bersama teater kusuma.Melalui besutan Sutradara Didid Endro S, tampak berbeda Karen dalam penggarapannya memang tidak jauh berbeda dengan naskah-naskah sebelumnya, yakni lebih condong pada pengangkatan kearifan lokal masyarakat Jepara. Tidak hanya dalam berkesenian saja, sutradara sekaligus pelatih teater kusuma ini juga mengaplikasikan latar belakang budaya lokal dalam kesehariannya bersama Sanggar Gaperto yang dikelolanya.Selain itu, dalam menyikapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggarapan sebuah karya, teater kusuma selalu mengedepankan managemen waktu. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, teater kusuma berhasil mengubah satu naskah yang dirasa cukup berat menjadi sajian yang memang layak untuk dinikmati.“Saya sangat senang dan bangga ketika malam penganugerahan, teater kusuma mampu meraih tiga nominasi sekaligus. Terhitung, dalam kurun waktu yang lumayan singkat, kami mampu membawa kabar menggembirakan. Di sisi lain, saya merasa kecewa karena lagi-lagi lighting yang kami mainkan masih jauh dari harapan”, ujar Ketua Teater Kusuma, Deckha Afriansyah Salahudin.Kekecewaan ini tidak hanya dirasakan oleh ketua kusuma saja, tetapi juga oleh anggota kusuma yang lain seperti pada event festival sebelumnya. Kendati demikian, bukan menjadi halangan bagi Kusuma untuk tetap berkarya sehingga dalam FDPN berhasil mendapatkan 3 nominasi sekaligus yakni, Nominasi Artistik Terbaik, Nominasi Penyaji Terbaik dan Pemenang Aktor Pembantu Terbaik. Semoga membanggakan…..
Lebih Menghargai Proses
Hasil bukanlah segala-galanya, tetapi proseslah yang lebih utama. Demikianlah kalimat yang sering didengungkan, begitu halnya bagi teater kusuma yang sekarang sudah berumur lima tahun. Bukan waktu yang lama untuk sebuah proses, dan bukan waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan.Kendati demikian, Teater Kusuma belum merasa terpuaskan oleh beberapa prestasi yang diraihnya sehingga selalu dituntut untuk meningkatkan intensitas proses berkarya serta menciptakan kreatifitas-kreatifitas yang berarti bagi pembentukan karakter.Selanjutnya, guna menunjang kelanjutan proses, sangat diperlukan berbagai kelengkapan alat pendukung berupa alat musik, kain, kamera, lampu (lighting) beserta dimernya yang selama ini dirasa masih sangat kekurangan.Menurut Ketua Teater Kusuma, Deckha Affriyan Syahlahuddin, ketidaklengkapan property merupakan hal penting dalam pertunjukkan. Tetapi yang lebih utama adalah bagaimana mensikapi agar segala kekurangan dapat diantisipasi agar tidak menjadi ganjalan dan kendala dalam penggarapan naskah-naskah berikutnya.“Yang penting adalah bagaimana kita bisa menikmati proses berkesenian sebagai bentuk perwujudan dari tata kehidupan yang nyata”, tegas DeckhaPrestasi yang berhasil diraih Teater Kusuma, masih menurut Deckha, adalah merupakan hasil dari proses panjang yang tidak sekedar adu gengsi dalam berkegiatan. Tetapi, lanjutnya, jika proses yang dilakukan tidak dinikmati, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.Artinya, berkegiatan khususnya teater tidak sekedar berbondong-bondong mengejar kepuasan pribadi melainkan ada sesuatu yang bermakna baik dalam pengambilan sikap maupun dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Kemudian, sikap-sikap pembelajaran moral tersebut bisa diaplikasikan dalam tata kehidupan sehari-hari di luar sekolah.
Sungguh di luar dugaan jika teater kusuma yang berasal dari sekolah desa berhasil meraih 3 nominasi sekaligus dalam Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang di selenggarakan Teater Gema IKIP PGRI semarang beberapa waktu lalu.
Tidak pernah disangka dan tidak pernah terbersit dalam ingatan teater kusuma, kalau kepulangan mereka dari Semarang membawakan hasil yang teramat menggembirakan. Kabar gembira itu tidak lain karena teater kusuma berhasil meraih tiga nominasi sekaligus, ketika mengikuti Festival Drama Pelajar Nasional (FDPN) yang diselenggarakan di IKIP PGRI Semarang beberapa waktu lalu.Acara festival yang diselenggarakan selama satu minggu tersebut dikuti oleh dua puluh tiga peserta dari sebelas provinsi di seluruh Indonesia dan Teater kusuma merupakan satu-satunya teater pelajar dari Jepara yang terpilih untuk mengikuti festival tersebut.Mengusung naskah berjudul “Orang Kasar” karya Anton Chekov, saduran W.S. Rendra, Teater kusuma lebih mengedepankan budaya Jepara dalam penggarapan art panggungnya, serta penguatan karakter pada tokoh Baitul Bilal (M. Catur Rahmatullah) sebagai sesosok orang kasar yang menjadi tokoh utama dalam naskah tersebut. Naskah komedi berdurasi satu jam ini merupakan naskah keenam yang pernah digarapnya bersama teater kusuma.Melalui besutan Sutradara Didid Endro S, tampak berbeda Karen dalam penggarapannya memang tidak jauh berbeda dengan naskah-naskah sebelumnya, yakni lebih condong pada pengangkatan kearifan lokal masyarakat Jepara. Tidak hanya dalam berkesenian saja, sutradara sekaligus pelatih teater kusuma ini juga mengaplikasikan latar belakang budaya lokal dalam kesehariannya bersama Sanggar Gaperto yang dikelolanya.Selain itu, dalam menyikapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam penggarapan sebuah karya, teater kusuma selalu mengedepankan managemen waktu. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, teater kusuma berhasil mengubah satu naskah yang dirasa cukup berat menjadi sajian yang memang layak untuk dinikmati.“Saya sangat senang dan bangga ketika malam penganugerahan, teater kusuma mampu meraih tiga nominasi sekaligus. Terhitung, dalam kurun waktu yang lumayan singkat, kami mampu membawa kabar menggembirakan. Di sisi lain, saya merasa kecewa karena lagi-lagi lighting yang kami mainkan masih jauh dari harapan”, ujar Ketua Teater Kusuma, Deckha Afriansyah Salahudin.Kekecewaan ini tidak hanya dirasakan oleh ketua kusuma saja, tetapi juga oleh anggota kusuma yang lain seperti pada event festival sebelumnya. Kendati demikian, bukan menjadi halangan bagi Kusuma untuk tetap berkarya sehingga dalam FDPN berhasil mendapatkan 3 nominasi sekaligus yakni, Nominasi Artistik Terbaik, Nominasi Penyaji Terbaik dan Pemenang Aktor Pembantu Terbaik. Semoga membanggakan…..
Lebih Menghargai Proses
Hasil bukanlah segala-galanya, tetapi proseslah yang lebih utama. Demikianlah kalimat yang sering didengungkan, begitu halnya bagi teater kusuma yang sekarang sudah berumur lima tahun. Bukan waktu yang lama untuk sebuah proses, dan bukan waktu yang pendek untuk sebuah perjalanan.Kendati demikian, Teater Kusuma belum merasa terpuaskan oleh beberapa prestasi yang diraihnya sehingga selalu dituntut untuk meningkatkan intensitas proses berkarya serta menciptakan kreatifitas-kreatifitas yang berarti bagi pembentukan karakter.Selanjutnya, guna menunjang kelanjutan proses, sangat diperlukan berbagai kelengkapan alat pendukung berupa alat musik, kain, kamera, lampu (lighting) beserta dimernya yang selama ini dirasa masih sangat kekurangan.Menurut Ketua Teater Kusuma, Deckha Affriyan Syahlahuddin, ketidaklengkapan property merupakan hal penting dalam pertunjukkan. Tetapi yang lebih utama adalah bagaimana mensikapi agar segala kekurangan dapat diantisipasi agar tidak menjadi ganjalan dan kendala dalam penggarapan naskah-naskah berikutnya.“Yang penting adalah bagaimana kita bisa menikmati proses berkesenian sebagai bentuk perwujudan dari tata kehidupan yang nyata”, tegas DeckhaPrestasi yang berhasil diraih Teater Kusuma, masih menurut Deckha, adalah merupakan hasil dari proses panjang yang tidak sekedar adu gengsi dalam berkegiatan. Tetapi, lanjutnya, jika proses yang dilakukan tidak dinikmati, tentu tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.Artinya, berkegiatan khususnya teater tidak sekedar berbondong-bondong mengejar kepuasan pribadi melainkan ada sesuatu yang bermakna baik dalam pengambilan sikap maupun dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Kemudian, sikap-sikap pembelajaran moral tersebut bisa diaplikasikan dalam tata kehidupan sehari-hari di luar sekolah.
Jumat, 18 Juni 2010
cara membidik anak dan memberi nama
Cara mendidik anak.
Bagaimana cara mendidik anak?, kebanyakan dari orang tua terkesan arogan atau pun cuek dalam mendidik anak. Alhasil sang anak pun menjadi merasa tertekan dan kurang rasa kasih sayang. Memang sih merawat anak itu sulit terlebih lagi anaknya nakal hahaahaha...Tapi sudah kewajiban kita sebagai orang tua untuk merawat dan mendidiknya bukan. Langkah pertama dalam mendidik anak adalah kenali bagaimana watak dari sang anak itu terlebih dahulu.
Lalu ajarkan dia dengan penuh kasih sayang. Ingat amarah yang disertai dengan pukulan akan merusak mental sang anak. Kebanyakan dari kita tidak senang apabila anak akan melakukan sesuatu yang terkesan kurang baik, seperti bermain tanah, bermain di jalan, respon dari orang tua adalah langsung memarahi sang anak dan memukulnya.Bukan itu yang terbaik, saya rasa dengan memberikan nasehat yang lembut disertai dengan interaksi membuat sang anak lebih menerima arahan dari kita.Ajarkan anak dengan perlahan dan jangan bersifat memaksa. Contohnya apabila dia sedang bermain, sampiri dia dan tanya dia sedang apa?. Ketika dia menjawab, kamu langsung menanyakan "apa mama/papa boleh ikut main?". Sang anak akan merasa sangat senang. Nah ketika momen inilah kamu berikan dia pelarajaran yang menurut kamu baik.Sang anak nakal! saya harus bagaimana?.Ini pertanyaan yang sering terlintas di benak kita. Sebenarnya coba kamu pikirkan kenapa anak kamu nakal?. Ada beberapa hal yang menyebabkan dia nakal...1. Karena pintar.2. Faktor keturunan.3. Karena kurangnya perhatian.Jadi saya rasa jangan salahkan sang anak hehehehe, cukup atasi dengan bijak. Tapi apabila sang anak sudah kelewatan, tegur dia dengan sedikit pukulan di tangannya. Dan kemudian beri sedikit nasehat (tapi jangan sambil marah-marah).
tips memberi nama bayi
Nama adalah satu hal yang terpenting, tidak boleh asal dalam hal ini. Memberi atau memilih nama anak atau bayi haruslah yang mengandung arti yang bagus. Konon katanya nama adalah sebuah do'a (seperti nama yang islami). Dan sebagai orang tua, kita harus cermat dalam hal memilih nama anak. Ti...dak mungkin bukan memberi nama anak atau bayi kita dengan nama A'un yang artinya adalah seorang raja mesir yang sesat. Nah saya yakin anda semua ingin yang terbaik untuk anak anda, termasuk dari segi pemilihan nama. Aneka tips akan membantu dalam hal ini. Saya akan memberikan atau merekomendasikan tempat atau website yang memberikan informasi tentang Kumpulan Nama anak atau nama bayi .
Bagaimana cara mendidik anak?, kebanyakan dari orang tua terkesan arogan atau pun cuek dalam mendidik anak. Alhasil sang anak pun menjadi merasa tertekan dan kurang rasa kasih sayang. Memang sih merawat anak itu sulit terlebih lagi anaknya nakal hahaahaha...Tapi sudah kewajiban kita sebagai orang tua untuk merawat dan mendidiknya bukan. Langkah pertama dalam mendidik anak adalah kenali bagaimana watak dari sang anak itu terlebih dahulu.
Lalu ajarkan dia dengan penuh kasih sayang. Ingat amarah yang disertai dengan pukulan akan merusak mental sang anak. Kebanyakan dari kita tidak senang apabila anak akan melakukan sesuatu yang terkesan kurang baik, seperti bermain tanah, bermain di jalan, respon dari orang tua adalah langsung memarahi sang anak dan memukulnya.Bukan itu yang terbaik, saya rasa dengan memberikan nasehat yang lembut disertai dengan interaksi membuat sang anak lebih menerima arahan dari kita.Ajarkan anak dengan perlahan dan jangan bersifat memaksa. Contohnya apabila dia sedang bermain, sampiri dia dan tanya dia sedang apa?. Ketika dia menjawab, kamu langsung menanyakan "apa mama/papa boleh ikut main?". Sang anak akan merasa sangat senang. Nah ketika momen inilah kamu berikan dia pelarajaran yang menurut kamu baik.Sang anak nakal! saya harus bagaimana?.Ini pertanyaan yang sering terlintas di benak kita. Sebenarnya coba kamu pikirkan kenapa anak kamu nakal?. Ada beberapa hal yang menyebabkan dia nakal...1. Karena pintar.2. Faktor keturunan.3. Karena kurangnya perhatian.Jadi saya rasa jangan salahkan sang anak hehehehe, cukup atasi dengan bijak. Tapi apabila sang anak sudah kelewatan, tegur dia dengan sedikit pukulan di tangannya. Dan kemudian beri sedikit nasehat (tapi jangan sambil marah-marah).
tips memberi nama bayi
Nama adalah satu hal yang terpenting, tidak boleh asal dalam hal ini. Memberi atau memilih nama anak atau bayi haruslah yang mengandung arti yang bagus. Konon katanya nama adalah sebuah do'a (seperti nama yang islami). Dan sebagai orang tua, kita harus cermat dalam hal memilih nama anak. Ti...dak mungkin bukan memberi nama anak atau bayi kita dengan nama A'un yang artinya adalah seorang raja mesir yang sesat. Nah saya yakin anda semua ingin yang terbaik untuk anak anda, termasuk dari segi pemilihan nama. Aneka tips akan membantu dalam hal ini. Saya akan memberikan atau merekomendasikan tempat atau website yang memberikan informasi tentang Kumpulan Nama anak atau nama bayi .
Langganan:
Postingan (Atom)