SURAT TERAKHIR
Dengan perasaan bahagia Cheryl pagi ini berangkat sekolah seperti biasa tak ada raut wajah sedih dimukanya walau semalam dia putus dengan Jhonatan.cowok tajir cakep dan coverboy salah satu majalah ternama.
“Cheryl lu udah kerjakan tugas Matematika belum?”tanya seorang gadis yang tak salah lagi adalah Natalia teman sebangku sekaligus sahabat Cheryl.
“ya ampun mampus guwe,sini Nat guwe pinjem”dengan tergegas dan gugup Cheryl mangobrak abrik tas milik Natalia untuk mengambil buku tugas Matematika.baru akan menulis satu huruf Cheryl dikagetkan dengan suara bell sekolah “teeeeeeeettt….” Dan datanglah seorang wanita agak gemuk,muka seram dengan membawa buku tebal dan pengaris papan tulis yang panjang dengan berkata sambil masuk kelas 12.IS.2
“keluarkan PR kalian,bagi yang tidak mengerjakan harap keluar SEKARANG” dengan perasaan merinding sekaligus takut Cheryl terpaksa keluar kelas dan dia harus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan Bu Cut karena dia tidak mengerjakan PR
“eh Lex lu juga tidak mengerjakan PR?” tanya Cheryl kepada seorang lelaki yang tiba-tiba datang di belakangnya,cowok itu namanya Alexiando Robert Smith Sujiwa yang keturunan Jawa-Amerika.sungguh nama yang bagus,tak lain Alex adalah teman sekelas Cheryl,Alex tidak mengerjakan PRnya karena tadi malam dia harus menunggu neneknya di rumah sakit,Alex tinggal bersama neneknya karena ibunya sudah meninggal dan ayahnya seorang Pilot yang bolak-balik Singapura-Amerika.Mereka menuju perpus sekolah untuk mengerjakan tugas yang diberikan Bu Cut tadi.
dengan nada pelan karena sedang di perpus Alex berkata”ryl lu besok malam mau temenin guwe tidak,guwe mau cari buku biografi Soekarno di GM soalnya guwe tidak ada temen,si Roy besok jalan sama pacarnya tenang aja nanti guwe traktir deh”
“lu bisa tidak?’’sekali lagi Alex bertanya kepada Cheryl
‘’ehm…gimana ya,ya lihat aja deh nanti guwe bisa apa tidak”jawab Cheryl dengan mengerutkan dahinya.
‘’iya deh nanti aku tunggu jawabanya”
Setelah percakapan itu mereka kembali mengerjakan tugas-tugasnya sampai hingga jam istirahat pertama tiba.
‘’yah untung pas selesai juga nih tugas,oh ya Alex Cheryl duluan dulu ya” Cherylpun meninggalkan perpus sambil melambaikan tangan kepada Alex yang pada saat itu perpus sedang ramai dikunjungi anak kelas X.
Waktu menunjukan pukul 02.30 siang kini waktunya Cheryl pulang dari sekolahnya,sekian lama berdiri menunggu pak Joko supirnya,Cheryl dikagetkan dengan klakson mobil BMW terbaru Alex yang berwarna Shilver.
“lu mau guwe anterin ryl?’’ Tanya Alex sambil membuka kaca jendela mobilnya itu.
“oh makasih lex tapi mungkin pak joko sebentar lagi sudah sampai’’
‘’ya sudah guwe duluan ya”
Setelah beberapa waktu pak jokopun datang,kejengkelan Cheryl langsung terlontar dimulutnya.
“dari mana saja sih pak lama sekali”
”maaf mbak tadi saya harus mengantar Bapak ke bandara karena supir Bapak pak Imam lagi cuti karena istrinya sakit”
’’ya sudah jalan” cemberutan dari Cheryl seakan sirna setelah mendapat telfon dari Jhonatan,bahwa dia menanyakan apakah Cheryl sudah menerima surat darinya atau belum,Cherylpun tidak sempat menyanyakan isi surat itu sepertinya Jhonatan sedang ada urusan dan mendadak tutup telfonnya.sesampainya dirumah Cheryl menanyakan surat itu kepada Bi Siti yang katanya suratnya ada di Nadya yang tak lain adalah kakak Cheryl walau pun mereka hampir mirip tetapi wajah Eropanya lebih kelihatan di Cherlyl Fransisa Siregar atau Cheryl.
”kak mana surat dari Jho?” tanyanya kepada kakanya yang sedang asyik nonton infotaintment dan pada saat itu gosipnya tuntutan artis DP dan JP yang sedang berseteru dimeja pengadilan.
”sudah guwe taruh dimeja belajar lu”
”lu tidak kuliah?? Yee malah asyik-asyikan nonton gosip” ejek Cheryl dibelakang kakanya itu
”hari ini katanya libur,tadi temen guwe telfon,udah sana pergi gangguin orang saja” dengan cubitan jahil Cheryl kepada kakanya itu karena jengkel Cheryl langsung keatas menuju kamarnya yang megah dan di desain ala gaya Queen.dengan tak sabar Cheryl membuka surat dari Jho yang beramplopkan warna biru langit yaitu warna kesukaan Cheryl.
Dear:Cheryl
Sebelumya guwe minta maaf guwe bilang ini tidak dengan telfon atau sms tapi guwe Cuma mau bilang bahwa besok jam 06.00 sore guwe harus pergi dan pindah selama 4 tahun di Siedney untuk kuliah disana karena ini kehendak dari papah tadi siang yang mendadak
Semoga kau mengerti perasaanku sekarang bahwa aku tidak ingin berpisah denganmu karena aku masih sayang kamu.
Dari Jhonatan Andrea
Perasaan Cheryl kini bercampur aduk jadi satu,dan dia tidak kuat menahan air matanya itu.dengan dekapan erat foto saat mereka masih berpacaran yang dipajang di meja kamarnya dan sebuah surat terakhir dari Jho,Cheryl hanya bisa pasrah dan mengucapkan SELAMAT TINGGAL CINTA.
Entah berapa lama dia menangis hingga pada akhirnya Mama mengetuk pintu kamarnya dan mengajaknya makan malam bersama.
”iya mah tunggu” Cheryl merapikan bajunya dan mencuci mukanya yang agak kusut itu karena mendapat habis menangis.setelah sampai di meja makan disana dia suah di tunggu kakanya Nadya,Mamah dan Petra adik Cheryl karena Ayahnya kini keluar negeri untuk tugas disana.
”kak adek pinjam albumnya Mariah Cerey dan Cellindion dong kak” tanya Petra dengan nada merengek seperti anak kecil walaupun dia sudah kelas 2 SMP.
”ambil sendiri dirak CD” jawabnya dengan nada ketus
”okey aku ambil ya kak” dengan tidak sabarnya dan tergesa-gesanya Petra meninggalkna dan mengambil CD kakanya itu dikamar cheryl.tak lama kemudian Petra datang kembali dan berkata.
”kak kok tidak ada?”
”mana aku tahu,mungkin sudah diambil tikus” jawab Cheryl dengan nada ketus lagi.
”yah kakak kok gitu” Petra mulai pasrah
”ya sudah sana pinjan sama tikus”
”kakak jahat,mah besok belikan ya” Petra mulai merengek lagi bahkan keMamahnya juga.
”iya,kenapa tidak kamu pinjami sih ryl?” mamahnya bertanya kepada Cheryl
”kalo tidak hilang Cheryl sih mau pinjami mah” jawabnya dengan singkat jelas dan padat.setelah berkata itu Cheryl bergegas menuju kekamarnya untuk mengerjankan tugas Bahasa Inggris dari Ms.Emly. hingga rasa lelah dan ngantuknya datang.
Pagi ini cuaca Kota Jakarta agak mendung seperti hati Cheryl yang juga mendung di pagi hari ini.
Saat mau berangkat sekolah dia ingat bahwa hari ini jam 06.00 sore dia harus berpisah dengan Jho tapi tiba-tiba dia berkata
”ya ampun hari ini kan guwe ada janji sama Alex aduh gimana dong padahal tidak enak menolak dan membatalkan ajakan dari Alex” dengan rasa kecewa dia masuk mobilnya dan diantar pak Joko pergi sekolah
”aku harus telfon Jho”katanya sambil mencari-cari Hp BB berwarna biru muda kesayangannya itu di tas,setelah Cheryl mencoba menelfon Jho tetapi nomornya sedang sibuk tetapi setelah di coba telfon lagi malah tidak aktif nomornya,dia pikir apakah Jho marah atau dia sedang sibuk.perasaan Cherylpun campur aduk sekarang.
Mobil yang ditumpangi Cheryl tiba di jalan kartini nomor 42 tepatnya di SMA PUTRA-PUTRI KUSUMA dengan langkah yang murung dia melangkah menuju kelas 12.IS.2,setelah sampai disana ternyata dia sudah ditunggu Alex dan Natalia.
”pagi Cheryl,nanti jadi kan?”sapa Alex dan mempertanyakan janjinya kemarin,dengan cepat Cheryl merubah wajahnya dengan perasaan senang
”oh ya eee...iya Alex iya nanti jadi kok tenang saja hehehe” senyum yang diberikan Cheryl kepada Alex itu sepertinya tidak ikhlas.
”trimakasih Cheryl kamu baik banget em..nanti guwe jemput jam 05.00 ya” Cheryl pun mengangguk dan duduk dibangku sebelah depan meja guru,setelah Alex kembali ke bangkunya yang agak jauh dari Cheryl tiba-tiba Natalia berkata
”lu kenapa sih ryl sepertinya lu punya masalah,lihat muka lu sampai kusut begitu?”
Dengan hembusan nafas Cheryl menjawab ”aduh gimana dong Nat kemarin guwe sudah janji jalan sama Alex tapi setelah sampai dirumah kemaren guwe dapat kabar bahwa Jho mau pindah ke Sidney nanti juga,padahal guwe mau salam terakhir kebandara dengan si Jho mantan guwe itu,bantuin guwe dong Nat apa guwe suruh Doraemon buat jadi dua diri gue biar yang satu jalan sama Alex dan yang satu lagi salam terakhir buat Jhonatan atau minta jurus seribu bayangannya Naruto,aduh pusing nih Nat bantuin guwe dong jangan bengong saja”
”waduh kok bisa sampai segitunya sih ryl,ya sudah terpaksa nanti kalo bisa lu jalan sama Alex dulu terus nanti lu minta juga anterin ke bandara,bagaimana gampangkan?”Natalia mengasih saran kepada Cheryl dan dia pun hanya mengangguk.tidak lama setelah percakapan mereka itu datang Ms.Emly
”good morning students?” dan murid-murid menjawab ”good morning mom”
“okey open your book” Ms.Emly mengawali pelajaran kali ini dengan Home Work dan materi kali ini tentang kalimat aktif dan passive walaupun Cheryl tidak begitu mood hari ini tetapi dia bisa memahami matei yang di berikan Ms.Emly karena Cheryl termasuk golongan anak yang pandai bahkan di akhir semester kelas 2 lalu dia mendapat peringkat 2 dari 37 anak di kelasnya sungguh prestasi yang agak memuaskan.
Hingga akhirnya pulang datang Cheryl seperti biasa menunggu jemputan dari pak Joko tapi kali ini Natalia ikut pulang bareng,karena Robert kekasih Natalia sedang ijin tidak masuk sekolah,biasanya memang Natalia antar jemput dengan pacar kesayangannya itu.pemberhentian pertama di kawasan perumahan PI yaitu rumah Natalia pantas saja dia kaya Karena Ibunya Arsitek handal dan Ayahnya seorang Pengacara ternama.
“trimakasih ya ryl atas tumpangannya,semoga nanti lancar dan baik-baik saja rencananya” kata Natalia sambil turun dari mobil.
“okey Nat by” laju mobil yang dibawakan pak joko itu jalan kembali dan setelah beberapa lama terjebak dalam kemacetan sampailah pada rumahku istanahku.
Dirumah,Cheryl menemukan kakaknya yang sedang asyik update status di facebook di ruang keluarga.
“kak..kak..gawat bantuin guwe dong”
“apasih pulang-pulang ngagetin orang saja,ada apa?”
Cheryl bercerita semua ke kakaknya tentang janjinya sama Alex yang bertabrakan dengan perpisahannya dengan Jhonathan padahal sebenarnya Cheryl masih sayang kepada Jhonatan tapi apalah daya semua sudah tidak bisa diharapkan dan dirangkai lagi.
”ya sudah bener apa kata Natalia lu jalan saja dulu sama Alex nanti kalo udah waktunya tiba ke bandara lu minta anterin Alex juga sekalian” saran dari kakaknyapun sama dengan yang diucapkan Natalia seperti biasa Cheryl pun hanya mengangguk.
Waktu menunjukan 05.00 sore Cheril keluar rumah dengan dandanan yang girly dan makeup natural ini semua berkat bantuan kak Nadya,Cheryl mengenakan
-tiny tree yang dtutupi dengan jaket pendek berbahan bludru berwarna abu-abu
-memakai celana jeans ¾ yang di kenakan sampai lingakar pinggang agak keatas
-memakai sepatu ballet dengan model dan gaya terbaru
-tidak ketinggalan jam Baby-G berwarna biru muda yang dikenakannya di pergelangan tangan bagian kiri
-tas kecil berbentuk strowberry di pundak kananya
-rambutnyapun diikat sebelah,dia mengikuti mode artis Fitrop karena badannya dan warna kulitnya sama dengan Fitrop.
”Wah ryl lu kelihatan cantik memakai baju ini” sanjung Alex setelah Cheryl keluar dari rumahnya.dan Alexpun hanya mengenakan jacket jaz berwarna putih yang didasarkan dengan kaos abu-abu polos dan celana ¾ berwarna hitam pekat juga sepatu converse keluaran terbaru.
”trimakasih lex yuk berangkat” mereka akhirnya berangkat menuju toko buku GM,di dalam mobil Cheryl hanya terdiam dan memikirkan Jho seorang.
”ehm...lex lu nanti mau nganterin guwe ke bandara tidak,itu sih jika kamu tidak keberatan” tanya Cheryl dengan perasaan gugup karena dia tidak enak menyuruh Alex diantarkan kesana kemari.
”okey tenang saja”
Akhirnya mereka sampai di toko buku tersebut,mereka langsung masuk dan mencari-cari buku Biografi Soekarno,Alexpun mencari-cari dari sudut ke sudut sedangkan Cheryl asyik-asyikan mencari album terbaru dari Ungu (album titipan dari kak Nadya tadi) perasaan was-was Cheryl menengok jam ditangannya itu terus menerus.
”hah 15menit lagi” Cheryl dikagetkan dengan pukul yang menunjukan waktu 05.45
”lex lu udah belum carinya ehm...anterin guwe yuk ke bandara”
”udah ryl,ayo” setelah membayar buku-buku dan album tadi Cheryl dan Alex bergegas menuju mobil.di perjalanan mereka terjebak kemacetan dan Cheryl pun semakin was-was dan gugup.
”lu kenapa sih ryl kok gelisah banget?” tanya Alex dengan mengerutkan dahinya
”aduh lex guwe harus mengucapkan salam terakhir ke mantan pacar guwe karena dia mau pindah ke sidney” jelas Cheryl
”kenapa lu tidak ngomong dari tadi kan guwe bisa anterin dari tadi ryl”
”guwe kan tidak enak dengan lu lex” jawab Cheryl dan diapun semakin gugup bahkan berkaca-kaca matanya.
Untung saja ada jalan pintas menuju bandara sehingga mereka terhindar dari kemacetan.sesampai di bandara Cheryl langsung bergegas lari menuju tempat tunggu dan setelah dicari-cari dia tidak menemukan Jho.
”maaf mbak pesawat menuju sidney sudah berangkat” tanyanya kepada seorang pramugari yang kebetulan lewat.
”oh lima menit lagi dek” jawabnya dengan senyuman ramah
”trimakasih” Cheril langsung berlari menuju lorong pemberangkatan tetapi disana ada satpam yang menjaga sehingga dia di hentikan oleh satpam dan berteriak
”JHONATAN” karena dia melihat Jho yang membawa koper besar
Jho langsung menoleh dan kembali menuju Cheryl dan berlari sekencang mungkin dia tak peduli disana ramai orang berlalu lalang.setelah didapatkannya Jho langsung memeluk erat Cheryl,Cheryl pun menangis dengan tak hentinya dan berkata
”aku juga masih sayang kamu Jho,tapi kenapa kamu baru bilang sekarang kalau kamu mau pindah,dan kenapa saat aku telfon kamu malah mematikan Hpmu apakah ucapan sayangmu hanya kata-kata saja”
”maaf cheryl tadi siang aku baru ada pembicaraan dengan papahku,aku benar-benar masih sayang sama kamu ryl jangan lupain aku ya..aku harus pergi sekarang” kata Jho sambil melepaskan pelukannya itu.
”SELAMAT TINGGAL JHO JANGAN LUPAKAN AKU DAN JANGAN LUPA TELFON AKU KALAU SUDAH SAMPAI” teriak Cheryl karena Jho mulai pergi meninggalkan dia.disaat itu datanglah Alex yang mendapati Cheryl terbujur kesedihan dengan air mata.
”sudah ryl lu jangan menangis malu dilihatin orang ayo pulang” kata Alex dengan menggandeng tangan Cheryl.setelah sampai di mobil Cheryl tak hentinya mengeluarkan air mata tanpa sadar Cheryl memeluk Alex dan Alexpun dengan kaget dan ragu memeluknya kembali
”sudah puasin dulu kamu menagis supaya lega” entah berapa lama mereka berpelukan hingga hujan pun turun melanda,Alexpun melajukan mobilnya untuk mengantar Cheryl pulang.
Setelah beberapa bulan kejadian itu Cheryl kini tambah dekat dengan Alex bahkan mereka tidak bisa dipisahkan kemanapun pergi dan berada pasti mereka berdua.
”lu tambah dekat saja dengan Alex ryl apa lu suka sama dia” ejek Natalia dengan menyenggol tangan Cheryl
”ah tidak ah biasa saja” Cherylpun tersenyum malu sehingga wajahnya memerah.hari ini adalah tanggal 10 oktober 2010,hari ini adalah hari ulang tahun Cheryl yang ke 18 banyak teman-temannya yang mengucapkan selamat kepadanya.tapi tiba-tiba datang seorang cowok namanya Topan dia anak kelas sebelah
”Cheryl di lapangan depan rame banget ini tentang lu cepetan lihat”
Tak sabar cheryl pun langsung keluar kelas dan menengok ke bawah karena kelasnya berada di lantai 3 saat itu juga lapangan rame ada seseorang di tengah-tengah lapangan ternyata itu Alex dia berkata dengan lantang dan keras kesemua orang dan bahkan mungkin itu untuk Cheryl
”CHERYL SUMPAH AKU CINTA KAMU,KAMU MAUKAN JADI PACAR AKU,AKU JANJI AKU TIDAK AKAN KECEWAKAN KAMU” semua anak menyoraki Alex bahkna pada melihat ke Cheryl
”gimana ryl lu terima tidak” tanya Natalia ditelinga Cheryl dengan senyuman tidak jelasnya,Cherylpun memerah wajahnya dan berteriak kehadapan Alex ”AKU MAU JADI PACAR KAMU ASALKAN KAMU JUGA TIDAK PERGI KE SIEDNY” Cherylpun tambah malu dan semua anak-anak disekolah tambah menyoraki mereka tak terkecuali Alex yang langsung meloncat-loncat kegirangan dia berlari ke atas menuju Cheryl berada dan membawanya ketengah lapangan dengan menggendongny,Cherylpun kini tidak sedih lagi karena Jho,dan dia tetap menyimpan nama JHONATAN di hatinya dan sesungguhnya yang lebih dicintainya sekarang adalah ALEX.
{sesungguhnya kepergian dan kedatangan cinta todak ada yang tahu,yang kita tahu adalah hanya merasakannyi}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar